Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Akibat Makan dan Tidak Bayar, Bentrokan Warga Pecah di Sanggeng, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Akibat Makan dan Tidak Bayar, Bentrokan Warga Pecah di Sanggeng kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Akibat Makan dan Tidak Bayar, Bentrokan Warga Pecah di Sanggeng mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Persoalan sepele akhirnya berujung malapetaka yang menewaskan seorang korban di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Kamis (27/10) dini hari tadi.
Bermula ketika 3 pemuda mendatangi warung makan yang terletak di Jalan Yos Sudarso, Kompleks Pasar Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat untuk memesan makanan.
Setelah berhasil memesan makanan ketiganya menolak untuk membayar dan melarikan diri serta melemparkan makanan yang telah dipesan tersebut.
Belum berhenti disitu, dua orang diantaranya kembali lagi ke warung makan tempat mereka memesan makanan tadi dan melemparkan batu sehingga kaca etalase toko pun hancur.
Sejumlah pemuda yang berada di area itu pun tidak tinggal diam dan langsung mengejar para pelaku. Tak lama kemudian orang tua korban pun datang dan mengatakan bahwa anaknya telah tewas ditikam dan menanyakan siapa pelakunya.
Masa yang tersulut emosi pun langsung mendatangi dan membakar warung makan tersebut.
Adapun pos polisi yang sementara di bangun di area pasar turut menjadi amukan para warga.
Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan terkini tentang kerugian material akibat insiden tersebut.
Akibat Makan dan Tidak Bayar, Bentrokan Warga Pecah di Sanggeng
0 Response to "Akibat Makan dan Tidak Bayar, Bentrokan Warga Pecah di Sanggeng"
Post a Comment