Menkeu: Jangan Lupa Bayar Pajak Karena Pajak Itu Tulang Punggung Negara

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Menkeu: Jangan Lupa Bayar Pajak Karena Pajak Itu Tulang Punggung Negara, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Menkeu: Jangan Lupa Bayar Pajak Karena Pajak Itu Tulang Punggung Negara kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Menkeu: Jangan Lupa Bayar Pajak Karena Pajak Itu Tulang Punggung Negara mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Dalam kegiatan “Deklarasi Pengampunan Pajak” di Semarang, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan tentang peranan penting dan perlunya partisipasi dari semua pihak untuk turut menyukseskan tidak hanya amnesti pajak, tetapi juga kepatuhan membayar pajak dalam rangka menjaga kedaulatan negara Indonesia.


Lebih lanjut, Menkeu menegaskan bahwa bila seluruh pemangku kepentingan memiliki rasa tanggung jawab yang besar, serta berperan aktif dalam menyosialisasikan pentingnya patuh membayar pajak dan program amnesti pajak, Indonesia akan menjadi jauh lebih baik lagi.


“Saya yakin Indonesia memiliki masa depan jauh lebih baik”, kata Menkeu saat menyampaikan sambutannya dalam acara “Deklarasi Pengampunan Pajak Nasabah UMKM, Mitra Kerja dan Keluarga Besar Bank Jawa Tengah (Jateng)” di Hotel Crowne Plaza, Semarang pada Kamis (29/12).


Sebagai salah satu instrumen fiskal, pajak memiliki peran penting untuk membangun negara dan mendukung jalannya pemerintahan. Selain itu, pajak juga dapat digunakan sebagai instrumen untuk menstimulasi perekonomian.


“Jatuh bangunnya suatu negara sangat tergantung kepada negara itu untuk mengumpulkan pajaknya,” kata Menkeu.


Pajak sebagai salah satu sumber penerimaan dalam APBN juga berperan penting dalam menjaga kedaulatan dan kesatuan negara Indonesia. Untuk itu, sisi penerimaan dalam APBN perlu dijaga dan ditingkatkan secara terus menerus.


“Salah satu komponen yang sangat penting di dalam pendapatan (APBN) adalah pajak. Pajak merupakan tulang punggung nasional,” kata Menkeu.


Tarif Tetap Amnesti Pajak Untuk Sektor UMKM


Dalam kesempatan yang sama, Menkeu juga menjelaskan bahwa untuk sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mendapatkan perlakuan khusus dalam amnesti pajak.


“Pemerintah ingin memberikan suatu dukungan kepada UMKM dengan memberikan rate tebusan yang tetap sama, hingga akhir periode tax amnesty”, ujarnya.


Dalam beleid Pengampunan Pajak diatur bahwa untuk UMKM yang mengungkapkan nilai hartanya di bawah 10 miliar akan dikenakan tarif tebusan tetap sebesar 0,5%. Sedangkan UMKM yang mengungkapkan nilai harta di atas 10 miliar dikenakan tarif tebusan tetap sebesar 2%. Dengan adanya kebijakan tarif tersebut, Menkeu berharap kepada lebih dari lima puluh ribu UMKM yang menjadi nasabah Bank Jateng agar turut serta dalam program amnesti pajak.


“Ke-50.000-nya memiliki NPWP, ke-50.000-nya menyampaikan SPT, dan ke-50.000-nya mengikuti tax amnesty, apalagi yang belum punya NPWP, ini adalah kesempatan”, ujar Menkeu.





Menkeu: Jangan Lupa Bayar Pajak Karena Pajak Itu Tulang Punggung Negara

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menkeu: Jangan Lupa Bayar Pajak Karena Pajak Itu Tulang Punggung Negara"

Post a Comment