Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Cerai dengan Amerika, Filipina Gandeng Cina dan Rusia, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Cerai dengan Amerika, Filipina Gandeng Cina dan Rusia kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Cerai dengan Amerika, Filipina Gandeng Cina dan Rusia mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Filipina resmi ‘bercerai’ dengan Amerika Serikat dalam segala bidang kerjasama baik dari sektor ekonomi dan juga militer.
Hal tersebut diumumkan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte yang kesal dengan tindakan Amerika yang selalu ikut campur dalam operasi pemberantasan pengguna narkoba di negara tropis tersebut.
Dalam wawancara dengan awak media di Ibukota Filipina, Manila, Duterte mengatakan dirinya tidak mengerti mengapa Amerika selalu ikut campur kampanye pemberantasan penggunaan narkoba di negaranya.
Setelah mengumumkan perpisahannya dengan Amerika, Duterte tak membutuhkan waktu yang lama untuk langsung menggandeng Cina yang memberikan investasi sebesar 24 triliun Dollar Amerika sebagai awal mula kerjasama kedua negara.
Setelah bertemu dengan Presiden Cina, Duterte kemudian mengatakan dirinya ‘mungkin’ akan bertemu dengan Presiden Rusia, Putin untuk membicarakan tentang kerjasama Bilateral kedua negara.
Cerai dengan Amerika, Filipina Gandeng Cina dan Rusia
0 Response to "Cerai dengan Amerika, Filipina Gandeng Cina dan Rusia"
Post a Comment