Drainase Minim dan Buruk Penyebab Banjir di Jalanan Kota Jayapura

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Drainase Minim dan Buruk Penyebab Banjir di Jalanan Kota Jayapura, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Drainase Minim dan Buruk Penyebab Banjir di Jalanan Kota Jayapura kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Drainase Minim dan Buruk Penyebab Banjir di Jalanan Kota Jayapura mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, melalui Dinas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) atau Instansi terkait, diharapkan lebih fokus dan intens mengelola dan membersihkan saluran air yang berada di sisi ruas jalan protokol.


Hal inicukup penting, mengingat seringkali saluran air meluap meski hujan turun hanya dalam satu atau dua jam saja. Kondisi ini juga menjadi penyebab rusaknya jalan, karena genangan air yang merusak kualitas aspal dan jalan.


“Harusnya diperhatikan saluran airnya juga, tidak asal bangun jalan saja. Sekarang hujan bentar saja air tergenang di jalan,” ujar Rendi (41 tahun) salah satu warga Kota Jayapura, Selasa (4/10) siang.


Sama halnya kota-kota di daerah lain yang juga terus berkembang, Jayapura juga memiliki pertumbuhan pembangunan infrastruktur yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.


Sayangnya pembangunan infrastruktur yang ada seperti pelebaran jalan raya tidak diimbangi dengan ruang saluran air yang baik sehingga banjir selalu menggenangi jalanan ketika hujan tiba.


“Ini jadi PR (pekerjaan rumah) pemerintah kota ke depannya,” sambung Rendi.


Titik-titik langganan luapan air ke jalan raya antara lain kawasan Entrop, Waena, Kotaraja, Hamadi, hingga ke pusat kota. Tak cuma banjir, kondisi akses lalu lintas di Jayapura juga terpantau mengalami kemacetan luar biasa dalam beberapa minggu terakhir.





Drainase Minim dan Buruk Penyebab Banjir di Jalanan Kota Jayapura

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Drainase Minim dan Buruk Penyebab Banjir di Jalanan Kota Jayapura"

Post a Comment