Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Ibunda DL Sitorus Tutup Usia, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Ibunda DL Sitorus Tutup Usia kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Ibunda DL Sitorus Tutup Usia mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Baca juga:
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
 |
| Jenazah Theresia br Panjaitan (98) disemayamkan di rumah duka di Rumah Parsaktian Parsambilan Desa Sinta Dame, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa). IST |
BeritaSimalungun.com-Theresia br Panjaitan (98) ibu dari Sutan Raja DL Sitorus telah meninggal dunia di Rumah Parsaktian Parsambilan Desa Sinta Dame, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) pada Selasa (25/10/2016) sekira pukul 15.00 WIB.
Theresia meninggal karena usia sudah uzur. Selama ini almarhumah dirawat di Rumah Parsaktian Desa Sinta Dame kurang lebih sekitar 3,5 tahun.
Umur almarhumah diketahui setelah kerabat dekat DL Sitorus, Baringin Silaen menelusuri pihak keluarga, buku besar kelahiran mendiang Theresia (Op Sabar) br Panjaitan di HKBP Pintubatu Kecamatan Silaen dan penyesuaian dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), maka disimpulkan bahwa umurnya sudah mencapai 98 tahun. Theresia lahir pada 31 Desember 1918.
Banyak pelayat yang datang dari berbagai daerah seperti Tuan Nasser Sirat dari Ajibata, mantan anggota DRPD Tobasa Franjos Sitorus (Balige), AW Sitorus (Pekanbaru) dan Dulles Sitorus (Jakarta). Para pelayat memberikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya Theresia. Almarhum hanya memiliki anak semata wayang yaitu DL Sitorus.
Menurut keterangan dari Tumpak Siagian, Rabu (26/10/2016), almarhumah meninggalkan cucu 19 orang. Sabar Sitorus memiliki satu orang anak perempuan. Sihar Sitorus memiliki dua anak, Hakim Sitorus satu anak, Renta br Sitorus memiliki dua anak dan Ika br Sitorus memiliki satu anak.
Dalam hidupnya Theresia menjadi panutan bagi DL Sitorus. Kesuksesannya menjadi pengusaha tidak terlepas dari peran ibu tercintanya. Dalam setiap menyampaikan kata sambutan di depan umum, DL Sitorus selalu menceritakan bahwa ibunyalah yang selalu dihormati sebagai pengganti Tuhan yang hidup di bumi.
DL Sitorus adalah seorang pengusaha sukses yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit. Dirinya sukses mengembangkan usahanya karena selalu hormat dan taat kepada orang tua yang selama ini mendidiknya.
Almarhumah rencananya akan dikebumikan pada hari Selasa 1 November 2016 di pemakaman keluarga di Talak Batu Parsambilan Desa Marbulang, Kecamatan Silaen. (HTS)
0 Response to "Ibunda DL Sitorus Tutup Usia"
Post a Comment