Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Ketua BEM FISIP Uncen Bermasalah "Dirumahkan", yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Ketua BEM FISIP Uncen Bermasalah "Dirumahkan" kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Ketua BEM FISIP Uncen Bermasalah "Dirumahkan" mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Rektor Universitas Cenderawasih Onesimus Sahuleka memastikan YW, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (BEM FISIP) yang terlibat kasus pemerkosaan beberapa waktu lalu untuk dirumahkan alias di Drop Out.
Keputusan ini diambil setelah melalui rapat petinggi-petinggi kampus yang memutuskan untuk menjaga nama baik Uncen dengan tidak membiarkan pelaku tetap beraktivitas di lingkungan kampus.
“Rapat senat fakultas sudah dilakukan dan hasilnya sudah disampaikan ke kami rektorat dan disepakati bahwa untuk persoalan YW kami sepakat untuk mengembalikannya ke orang tua,” ujar Onesimus kepada Cenderawasih Pos.
Ia juga menyayangkan kejadian pemerkosaan ini bisa terjadi, apalagi pelaku notabene merupakan pimpinan mahasiswa yang harus memberikan contoh karakter seorang pemimpin, namun justru membuat perilaku tidak terpuji.
Selain itu, keputusan untuk mengeluarkan YW dilakukan dengan pertimbangan kampus khawatir pelaku akan memberikan dampak buruk bagi mahasiswa-mahasiswa lain.
“Seharusnya kampus dihormati sebagai tempat mencari ilmu. Perbuatan ini tidak kami toleril lagi karena kampus ada untuk menciptakan orang-orang yang bermoral dan berakhlak,” tegas rektor.
Lewat kasus ini, Onesimus tak lupa berpesan kepada mahasiswa lain agar menjauhi tindakan-tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan mencemarkan nama baik kampus.
Dengan begitu, kejadian-kejadian serupa yang dilakukan YW tidak terulang kembali di kemudian hari. “Penguasaan ilmu pengetahuan harus dibarengi dengan moral yang baik, tanpa itu tidak akan memberi dampak lebih,” pesan dia.
Ketua BEM FISIP Uncen Bermasalah "Dirumahkan"
0 Response to "Ketua BEM FISIP Uncen Bermasalah "Dirumahkan""
Post a Comment