Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Ketuanya Terlibat Pemerkosaan, Ini Alibi Waket FISIP BEM Uncen, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Ketuanya Terlibat Pemerkosaan, Ini Alibi Waket FISIP BEM Uncen kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Ketuanya Terlibat Pemerkosaan, Ini Alibi Waket FISIP BEM Uncen mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Tak terima ketuanya Yali Wenda ditangkap aparat kepolisian karena kasus pemerkosaan, Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (BEM FISIP) Universitas Cenderawasih, Fredi Walianggen turut menanggapi.
Namun bukannya membela pihak korban, ia justru beralasan apa yang dilakukan Yali Wenda lantaran pelaku memiliki riwayat sakit jiwa, sehingga diduga melakukan tindakan pemerkosaan tanpa dikontrol pola pikir manusia normal.
Selain menyalahkan kondisi pelaku yang diklaim sakit jiwa, Fredi juga menyalahkan aparat kepolisian karena turut membuat pelaku mengalami gangguan jiwa. “Saudara tersebut (Yali Wenda) benar-benar gangguan saraf, bukan peminum namun gangguan saraf karena pukulan polisi,” tulis Fredi dalam akun Facebook-nya.
Kendati begitu, apa yang dikatakan Fredi jelas tidak bisa dipercaya begitu saja. Hal ini mengingat status pelaku yang merupakan Ketua BEM FISIP Uncen dipilih langsung oleh mahasiswa yang mengetahui kondisi kejiwaannya.
Lagi pula, ketika dibekuk aparat keamanan, pelaku berusaha melakukan perlawanan sebagaimana orang normal pada umumnya.
Diberitakan sebelum ini, Ketua BEM FISIP Uncen Yali Wenda ditangkap aparat keamanan dari Polsek Abepura pada Senin (3/10) sore lalu, karena melakukan pemekosaan terhadap salah satu mahasiswi Uncen dengan inisial LW (25 tahun).
Kejadian ini tentu mencoreng nama baik FISIP terlebih khusus Uncen sendiri karena kelakuan pelaku yang tidak mencerminkan sikap seorang mahasiswa.
Apalagi pelaku bersama rekan-rekannya sering melakukan aksi demo terkait kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua, tapi justru melanggar HAM dengan tindakan pemerkosaan.
Ketuanya Terlibat Pemerkosaan, Ini Alibi Waket FISIP BEM Uncen
0 Response to "Ketuanya Terlibat Pemerkosaan, Ini Alibi Waket FISIP BEM Uncen"
Post a Comment