Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Ketum LSM Forum 13 "Himbau" Pelaksanaan ADD/DD Simalungun Harus Transparan, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Ketum LSM Forum 13 "Himbau" Pelaksanaan ADD/DD Simalungun Harus Transparan kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Ketum LSM Forum 13 "Himbau" Pelaksanaan ADD/DD Simalungun Harus Transparan mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Baca juga:
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
 |
| V-Hotel di Bandung |
BeritaSimalungun.com|Simalungun-Kejanggalan terlihat dipertontonkan Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui BPMN melakukan kegiatan studi banding ke kota Bandung yang diikuti 253 pangulu selama 3 hari dan menelan anggaran sebesar 1,7Miliar.
Pantastisnya anggaran hanya untuk stusy banding dan menginap dihotel berbintang, V Hotel & Residance Bandung menimbulkan dugaan adanya penyalah gunaan anggaran dan adanya upaya dilakukan Pemkab Simalungun meraup keuntungan.
Informasi yang didapat para pangulu diberikan bimbingan teknis oleh petinggi Pemerintah Kabupaten Simalungun tentang bagaimana cara-cara "mengatur dan mengamankan" atau menyunat dana desa jika sudah turun ke para Pangulu (Kepdes) Kabupaten Simalungun.
Tidak rahasia lagi seiring pencairan ADD/DD semenjak kepemimpinan Bupati saat ini adanya setoran kewajiban oleh BPMN Simalungun bahkan sangat pantastisnya tahun silam ada issue bahwa pihak inspektorat juga ambil jatah dengan menjumpai para pangulu.
Ketua Umum LSM Forum 13, Syamp Ms menghimbau supaya Pemkab Simalungun baik inspekrorat, BPMN dan Kecamatan jangan melakukan pungli ADD/DD dengan alasan pengamanan maupun setoran kepimpinan dan terkhusus kepada para Pangulu Nagori transparan dan mengikut sertakan masyarakat dalam pengawasan pelaksanaan keuangan negara.
Sisi lain, Syamp juga meminta dengan sangat supaya anggaran tersebut jangan dinodai oleh oknum tidak bertanggung jawab karena tahun sebelumnya juga sudah ada kejanggalan dugaan penyalah gunaan anggaran dan para pangulu jangan merasa TAKUT untuk menolak bila mana ada staff dari Pemkab meminta setoran tetapi saat itu terjadi diharap pangulu yang mengalami hal tersebut langsung mengadukan si oknum kepihak kepolisian setempat.
Disayangkan adanya penghamburan anggaran dengan pelaksanaan study banding ke Bandung dan Diklat di Hotel Simalungun City Pamatang Raya karena sesuai UU Desa bahwa DANA DESA yang bersumber dari APBN dan ANGGARAN DANA DESA bersber dari APBD harus transparansi dimana Pangulu Nagori sebagai Pengguna dan Penanggungjawab Anggaran.
Syamp Ms mengharapkan kepada seluruh masyarakat simalungun jangan membiarkan ADD/DD disunat sehingga mengurangi pembangunan infrastruktur desa, bila mana ada temuan kejanggalan pelaksanaan tidak transparansi LSM Forum 13 siap menerima keberatan masyarakat dengan menghubungi nomor center kami 0821 6666 9959. (Galler)
0 Response to "Ketum LSM Forum 13 "Himbau" Pelaksanaan ADD/DD Simalungun Harus Transparan"
Post a Comment