Ledakan Bom di Distrik Abepura Bukti Adanya Kandidat "Haus Jabatan"

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Ledakan Bom di Distrik Abepura Bukti Adanya Kandidat "Haus Jabatan", yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Ledakan Bom di Distrik Abepura Bukti Adanya Kandidat "Haus Jabatan" kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Ledakan Bom di Distrik Abepura Bukti Adanya Kandidat "Haus Jabatan" mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Indikasi adanya kejahatan politik dan calon kandidat ‘haus jabatan’ jelang Pilkada 2017 semakin nyata setelah sebuah bom rakitan meledak di depan rumah Plt Sekretaris DPD I Golkar Provinsi Papua Marthinus A Werimon di Kompleks BTN Skyline Blok D 36, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Kamis (13/10) dini hari sekitar pukul 02.00 WIT.


Bentuk teror bom yang terjadi jelas telah mencoreng arti demokrasi jelang Pilkada 2017 mendatang.


Datang dengan mengusung tema pembangunan, seharusnya para calon kandidat dapat bersaing secara sehat dan bukannya melakukan tindakan-tindakan bodoh seperti saling menebar aksi teror kepada sang rival.


Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih terus memeriksa para saksi mata terkait aksi kejahatan politik dari para calon kandidat-kandidat ‘haus jabatan’ tersebut.





Ledakan Bom di Distrik Abepura Bukti Adanya Kandidat "Haus Jabatan"

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ledakan Bom di Distrik Abepura Bukti Adanya Kandidat "Haus Jabatan""

Post a Comment