Megawati Minta Dukungan Agar Arsip KTT Non-Blok Jadi Memori Dunia

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Megawati Minta Dukungan Agar Arsip KTT Non-Blok Jadi Memori Dunia, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Megawati Minta Dukungan Agar Arsip KTT Non-Blok Jadi Memori Dunia kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Megawati Minta Dukungan Agar Arsip KTT Non-Blok Jadi Memori Dunia mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Megawati Soekarnoputri

BeritaSimalungun.com, Denpasar-Megawati Soekarnoputri yang hadir dalam Forum Kebudayaan Dunia (World Culture Forum/WCF) 2016 yang berlangsung di Bali mengusulkan agar arsip KTT Non-Blok pertama di Jakarta menjadi memori dunia. Hingga saat ini, baru arsip Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung yang menjadi Memory of The World. 

"Saat ini kami sedang memperjuangkan arsip KTT Non-Blok pertama untuk ditetapkan sebagai Memory of The World oleh UNESCO pada tahun ini. Kami mengharapkan dukungan saudara semua," kata Megawati di Denpasar, Kamis (13/10).

Indonesia, kata Megawati, berkeyakinan bahwa upaya menjadikan arsip KTT Non-Blok sebagai memori dunia merupakan langkah penting  meyakinkan dunia agar menjauhi konflik.

"Ini demi memberi keyakinan pada kita semua, bahwa cara damai dan diplomasi kebudayaan adalah jalan terbaik dalam menyelesaikan setiap konflik dalam hubungan antarbangsa," tegasnya.

Lebih jauh, Megawati menilai pengakuan atas arsip KTT Gerakan Non-Blok yang dilaksanakan pada 1961 di Belgrade, Yugoslavia, adalah bagian dari pengakuan dunia atas kebenaran sejarah.

"Kita tidak boleh menjadi kaum yang ahistoris. Sejarah adalah kekayaan kebudayaan manusia, yang menjadi modal sekaligus pisau analisa, untuk kehidupan yang lebih baik di masa sekarang dan yang akan datang," ulasnya.

Selain dihadiri ratusan peserta dari 47 negara, acara itu juga dihadiri oleh Mendikbud Muhadjir Effendy dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang mendampingi Megawati.

Sekjen PBB Ban Ki Moon hadir melalui video call yang ditayangkan di awal acara. Ban Ki Moon menyapa Presiden Megawati, serta mengirim salam kepada Presiden Joko Widodo yang tak hadir pada acara itu. (SP)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Megawati Minta Dukungan Agar Arsip KTT Non-Blok Jadi Memori Dunia"

Post a Comment