Papua Selama Ini Menderita Karena Jalur Logistik Terbatas

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Papua Selama Ini Menderita Karena Jalur Logistik Terbatas, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Papua Selama Ini Menderita Karena Jalur Logistik Terbatas kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Papua Selama Ini Menderita Karena Jalur Logistik Terbatas mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Sepulang dari kunjungan kerja bersama Presiden Joko Widodo di Bumi Cenderawasih, Menteri Perhubungan Budi Karya mengakui bahwa selama ini Provinsi Papua sangat ‘menderitas’ karena jalur logistik yang dimiliki sangat terbatas.


“Bayangkan hanya dengan jalur udara baru bisa kirimkan logistik. Di sana itu lebih menderita, karena kadang mereka sulit mendapatkan bahan pokok. Bahkan harus makan ubi karena beras belum ada. Itu yang jadi perhatian kami,” katanya kepada Okezone, Kamis (21/10).


Dalam kunjungannya di Jakarta International Logistics Summit and Expo, suksesor Ignasius Jonan tersebut mengakui fokus pemerintah saat ini adalah terus meningkatkan jalur logistik yang dapat mendorong naiknya sektor ekonomi di Papua.


“Logistik begitu penting dan kita belum bisa menghadirkan mekanisme logistik dengan bagus. Ini sangat relevan, mari kita belajar bersama. Saya berharap dapat masukan dari bapa ibu di sini, supaya nanti kita godok bagaimana melakukan satu upaya perbaikan layanan logistik ini,”ujarnya.


Menteri Budi Karya sendiri bersama Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Papua melakukan peresmian Bandar Udara Nop Goliat di Kabupaten Yahukimo yang memiliki panjang landasan pacu 1.950 meter.





Papua Selama Ini Menderita Karena Jalur Logistik Terbatas

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Papua Selama Ini Menderita Karena Jalur Logistik Terbatas"

Post a Comment