Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pemerintah Diminta Ambil Alih Pengelolaan Tambang PT Freeport, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pemerintah Diminta Ambil Alih Pengelolaan Tambang PT Freeport kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pemerintah Diminta Ambil Alih Pengelolaan Tambang PT Freeport mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Pemerintah pusat diminta untuk mengambil alih pengelolaan tambang PT Freeport Indonesia karena dinilai perusahaan milik Amerika Serikat tersebut telah menguras kekayaan alam hingga ke dasarnya.
Hal tersebut dikatakan Direktur Penelitian CORE Indonesia Mohammad Faisal yang menuntut pemerintah untuk tidak memberikan kontrak karya baru dan mengambil alih semua hak pengelolaan tambang PT Freeport.
“Freeport kuras kekayaan alam kita, ambil alih semuanya. Kalau mau jaga, nasionalisasi, suarakan ini milik rakyat bukan asing,” katanya dilansir Sindonews, Rabu (5/10).
“Negara harus kelola gas, batu bara. Bahkan tambang, Freeport punya tambang uranium, rumit itu. Potensi besar negara Indonesia maju, itu saja salah urus,” kata Faisal menambahkan.
Selain itu, Faisal menilai selama ini pemerintah terlalu ceroboh dengan membentuk regulasi yang mana cenderung lebih memihak kepada pihak asing.
“Dia (pemerintah) bikin UU Minerba pro asing, penanaman modal semuanya pro asing. UU dibikin parlemen dan pemerintah menjustifikasi keburukan dan kebobrokan mereka,” pungkasnya.
Pemerintah Diminta Ambil Alih Pengelolaan Tambang PT Freeport
0 Response to "Pemerintah Diminta Ambil Alih Pengelolaan Tambang PT Freeport"
Post a Comment