Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Penasehat Partai "Gerindra" Minta Jokowi Diturunkan dari Posisi Presiden, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Penasehat Partai "Gerindra" Minta Jokowi Diturunkan dari Posisi Presiden kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Penasehat Partai "Gerindra" Minta Jokowi Diturunkan dari Posisi Presiden mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Kinerja Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia selama dua tahun terakhir sangatlah tidak membawa sedikitpun perubahan sehingga posisinya sebagai presiden harus segera digantikan.
Hal tersebut dikatakan langsung Anggota Dewan Penasehat Partai Gerindra, Muhammad Syafi’i alias Romo Syafi’i yang mengatakan bahwa sudah semestinya Jokowi diganti karena Indonesia telah dibawa menuju pintu kehancuran.
“Ponten Jokowi dua tahun pemerintahannya minus dan supaya Indonesia tidak tergadai oleh luar negeri, sudah saatnya diberhentikan jadi presiden,” kata Romo dilansir Inilah.com, Senin (17/10).
Lebih lanjut penasehat dari Partai Gerindra tersebut menilai selama dua tahun memimpin NKRI kesejahteraan rakyat sama sekali tidak terlihat.
“Yang terjadi hari ini kan daya beli masyarakat semakin rendah, berakibat banyak perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di kita ini yang hengkang. Kenapa? Kan memang tidak terjual daya beli masyarakat kita menurun,” katanya.
Beliau pun menuntu agar posisi Jokowi sebagai seorang presiden harus segera digantikan sebelum Indonesia masuk ke dalam kehancuran.
“Jadi saya tidak melihat dan justru saya melihat sangat berbahaya kepemimpinan Jokowi menurut saya harus dihentikan karena sudah pada tingkat berbahaya. Kenapa berbahaya, karena sudah tidak ada lagi peningkatan kesejahteraan, sudah tidak ada ketahanan pangan,” tandasnya.
Penasehat Partai "Gerindra" Minta Jokowi Diturunkan dari Posisi Presiden
0 Response to "Penasehat Partai "Gerindra" Minta Jokowi Diturunkan dari Posisi Presiden"
Post a Comment