Satu Orang Warga di Kabupaten Keeron Tewas Dipanah

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Satu Orang Warga di Kabupaten Keeron Tewas Dipanah, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Satu Orang Warga di Kabupaten Keeron Tewas Dipanah kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Satu Orang Warga di Kabupaten Keeron Tewas Dipanah mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Seorang warga atas nama Mathias Manafi (39) tewas setelah dirinya dihujam anak panah di Kampung Wembi, Distrik Manem, Kabupatenb Keerom, Provinsi Papua, Jumat (28/10) kemarin.


Meskipun sempat dirawat nyawa korban tak lagi tertolong. Tewasnya korban yang belakangan dipanah oleh sang pelaku Maikel Bogor (20) setelah pelaku tidak terima dengan perlakuan korban yang diketahui telah menerima uang ‘pungutan adat’ dari sopir truk yang membawa kayu.


“Insiden itu berawal saat pelaku mengetahui bila korban sudah meminta uang kepada sopir truk yang membawa kayu yang merupakan pungutan adat,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Patrige kepada Antara, sabtu (29/10).


Pelaku yang mengetahui bahwa korban telah menerima dana pungutan adat langsung mendatangi rumah korban dan keributan pun dimulai. Setelah bertengkar, sang pelaku kembali ke rumahnya dan melaporkan hal tersebut (pemungutan dana adat) yang dilakuka oleh sang korban.


Selang beberapa waktu kemudian, pelaku bersama beberapa keluarganya pun kembali mendatangi rumah korban dan keributan yang lebih besar kembali terjadi.


Buntut dari keributan tersebut, pelaku mengambil sebuah ketapel dan melemparkannya ke arah kepala korban. Tidak puas sampai disitu, pelaku lalu kemudian mengambil panah dan memanah korban.


Hingga berita ini diturunkan pelaku telah ditahan oleh pihak kepolisian guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.





Satu Orang Warga di Kabupaten Keeron Tewas Dipanah

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Satu Orang Warga di Kabupaten Keeron Tewas Dipanah"

Post a Comment