Sekelompok Pemuda Tebas Jari Anggota Polisi Hingga Putus di Sorong

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Sekelompok Pemuda Tebas Jari Anggota Polisi Hingga Putus di Sorong, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Sekelompok Pemuda Tebas Jari Anggota Polisi Hingga Putus di Sorong kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Sekelompok Pemuda Tebas Jari Anggota Polisi Hingga Putus di Sorong mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Nasib naas menimpa seorang anggota polisi dan Polsek Sorong Timur yakni Bripka Swinglie Nari yang dikeroyok sekelompok pemuda bahkan dirinya harus kehilangan salah satu jarinya akibat tebasan parang dari para pemuda yang tengah dipengaruhi minuman keras tersebut.


Kejadian naas itu terjadi pada Senin (24/10) dini hari kemarin. Bertujuan hendak menegur ketika menjalankan tugas patrolinya, Bripka Nari malah dikeroyok.


Kronologi pengeroyokan Bripka Nari


Bripka Nari yang sementara menjalankan tugasnya melakukan patroli di wilayah Km 12 hingga wilayah perbatasan Sorong-Makbon.


Namun ketika melintas di daerah Bambu Kuning, Bripka Nari melihat sekelompok pemuda yang sedang duduk dan melakukan pesta miras. Demi mencegah terjadinya keributan, Bripka Nari pun meminta kelompok pemuda tersebut untuk segera berhenti dan pulang ke rumah masing-masing.


Namun ada yang janggal ketika Bripka Nari tiba di Bambu Kuning. Dirinya melihat sebuah sepeda motor Suzuki Satria Fu yang tak memasang plat nomor polisi. Curiga dengan motor itu, ia bermaksud untuk mengecek surat-surat motor. Sebab selama ini banyak kasus pencurian kendaraan bermotor.


Merasa janggal, Nari lalu menanyakan surat kepemilikan serta asal-usul sepeda motor tersebut. Tak mendapatkan jawaban dari warga. Nari lalu berinisiatif melakukan pengecekan.


“Ternyata setelah dicek, nomor mesin itu sudah di gurinda. Nah karena pertanyaan tambah dalam, motor dari mana, pemiliknya siapa, beli dari mana. Mereka kepanasan, karena merasa diinterogasi ditempat,” kata Kapolsek Sorong Timur AKP Dodi Pratama, S.Ik kepada Radar Sorong, Selasa (25/10).


Karena merasa panas dan tidak terima diinterogasi langsung di TKP, para pemuda tersebut langsung menyerang Bripka Nari. Salah satu diantaranya lantas mengambil sebilah parang dan melayangkannya ke arah Bripka Nari. Bermaksud menghindar, petaka malah menimpa dirinya.


Tebasan parang salah seorang pelaku memutuskan jari telunjuk sang korban sehingga korban pun langsung melarikan diri untuk menyelamatkan nyawanya.


Atas tindakan para pelaku yang berani menegeroyok hingga menebas jari anggota hingga putus. Para pelaku diancam pasal 170 ayat 2 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 9 tahun.


“Saya akan tindak tegas masyarakat yang berkumpul di tempat gelap dengan menenggak miras. Dan untuk pelaku lainnya kami minta segera serahkan diri. Karena kami akan tembak ditemapat kalau kami yang temukan,” Tegas Dodi.





Sekelompok Pemuda Tebas Jari Anggota Polisi Hingga Putus di Sorong

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sekelompok Pemuda Tebas Jari Anggota Polisi Hingga Putus di Sorong"

Post a Comment