Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Sungguh Terlalu, Ketua BEM FISIP Uncen Ditangkap Karena Kasus Pemerkosaan, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Sungguh Terlalu, Ketua BEM FISIP Uncen Ditangkap Karena Kasus Pemerkosaan kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Sungguh Terlalu, Ketua BEM FISIP Uncen Ditangkap Karena Kasus Pemerkosaan mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Alih-alih mengayomi mahasiswa untuk melakukan tindakan positif, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih (Uncen) atas nama Yali Wenda (20 tahun) justru diamankan pihak berwajib, Senin (3/10) kemarin.
Ia terpaksa ditangkap karena melakukan tindakan tak terpuji yaitu melakukan pemerkosaan kepada LW (25 tahun) yang juga merupakan mahasiswa di Uncen.
Peristiwa ini terjadi ketika sore hari sekitar pukul 15.30 WIT di Perumnas III Waena dan langsung ditangangi aparat kepolisian Polsek Abepura melalui anggota yang berada di Subsektor Heram.
“Setelah kami mendapat laporan dari saksi, anggota kami yang berada di dekat tempat kejadian langsung bergerak menuju TKP,” ungkap Kapolsek Abepura, Kompol Marthen Asmuruf.
Anggota kepolisian yang tiba di TKP mendapati korban sudah dalam keadaan tidak berbusana dan pelaku sempat mencoba melakukan perlawanan kepada aparat.
Beruntung lewat bantuan warga sekitar pelaku akhirnya diamankan dan korban segera dibawa lari menuju RS. Bhayangkara Kotaraja untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kejadian ini tentu mencoreng nama baik FISIP terlebih khusus Uncen sendiri karena kelakuan pelaku yang tidak mencerminkan sikap seorang mahasiswa.
Apalagi pelaku bersama rekan-rekannya sering melakukan aksi demo terkait kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua, tapi justru melanggar HAM dengan tindakan pemerkosaan.
Sungguh Terlalu, Ketua BEM FISIP Uncen Ditangkap Karena Kasus Pemerkosaan
0 Response to "Sungguh Terlalu, Ketua BEM FISIP Uncen Ditangkap Karena Kasus Pemerkosaan"
Post a Comment