Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Telkomsel Butuh Waktu 30 Hari Untuk Perbaikan Kabel Optik yang Putus, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Telkomsel Butuh Waktu 30 Hari Untuk Perbaikan Kabel Optik yang Putus kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Telkomsel Butuh Waktu 30 Hari Untuk Perbaikan Kabel Optik yang Putus mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Dibutuhkan waktu 30 hari untuk memperbaiki kabel optik milik PT Telkom yang putus di wilayah perairan Sarmi pada tanggal 17 Oktober 2016.
“Perbaikan kabel fiber optik laut akan membutuhkan waktu 30 hari dan dimulai sejak 20 Oktober 2016. Diharapkan bisa lebih cepat dari rencana semula,” ujar General Manager Telkom Witel Papua Lonely Baringin Mangaranap kepada Antara, Rabu (19/10).
Untuk saat ini Lonely mengakui pihaknya telah mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi agar layanan telekomunikasi di wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Sarmi tetap lancar sembari perbaikan kabel optik terus berjalan.
“Sejak 17-19 Oktober 2016, Telkom Grup telah mengambil langkah cepat dengan membangun `link back up` melalui satelit dengan kapasitas 1.600 MBPS,” katanya.
Kapasitas tersebut masih akan ditingkatkan karena masih ada jaringan pendukung melalui Radio IP dengan kapasitas 800 MBPS.
“Saat ini kapasitas Radio IP Sarmi-Jayapura masih 200 MBPS, tapi pada akhir bulan ini jumlahnya akan meningkat hingga 800 MBPS, sehingga nantinya kapasitas jaringan 2,4 GBPS,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya layanan paket data di wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Sarmi mengalami gangguan setelah kabel optik milik PT Telkom Indonesia putus di perairan Kabupaten Sarmi pada tanggal 17 Oktober 2016 sekitar pukul 20:30 WIT.
Berdasarkan pantauan media ini, adapun penyebab putusnya kabel optik tersebut dikarenakan oleh ‘force majure’ akibat gempa bumi yang terjadi di negara tetangga, Papua New Guinea (PNG).
Telkomsel Butuh Waktu 30 Hari Untuk Perbaikan Kabel Optik yang Putus
0 Response to "Telkomsel Butuh Waktu 30 Hari Untuk Perbaikan Kabel Optik yang Putus"
Post a Comment