Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Terlibat Kasus Pelecehan Seksual, 12 Siswi di Jayapura Diamankan, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Terlibat Kasus Pelecehan Seksual, 12 Siswi di Jayapura Diamankan kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Terlibat Kasus Pelecehan Seksual, 12 Siswi di Jayapura Diamankan mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Belasan remaja putri pelajar tingkat menengah atas di Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua diamankan pihak kepolisian setelah terlibat kasus pelecehan seksual dan kekerasan terhadap salah seorang pelajar berinisial JAH yang masih duduk di bangku SMP.
Aksi pengeroyokan yang terjadi pada tanggal 1 Oktober 2016 lalu tersebut dilaporkan orang tua korban kepada pihak berwajib yang kemudian dilakukan penyidikan lebih lanjut sebelum mengamankan 12 pelajar yang melakukan aksi tidak senonoh tersebut.
“Anak saya (JAH) dimasukan ke dalam rumah kemudian pintu di kunci, lalu dikeroyok oleh 12 orang. Anak saya dipukul, ditendang ditempeleng bahkan baju dan celananya dibuka,” kata Salbilah, orang tua sang korban kepada Antara, Selasa (11/9) kemarin.
Tidak sampai disitu. Menurut Salbilah, kemaluan anaknya hampir ditusuk dengan gagang sapu ijuk serta aksi tersebut direkam dan disebarluaskan di tempatnya bersekolah sehingga membuat sang korban menderita trauma yang berlebihan.
“Tidak sampai disitu saja, kemaluannya mau di tusuk dengan gagang sapu ijuk, kemudian seluruh aksi mereka dibuat video dan disebarkan di lingkungan sekolahnya masing-masing,” katanya lagi.
Meskipun sempat melapor kepada pimpinan sekolah dimana ke-12 pelaku tersebut menimba ilmu, namun jawaban pemimpin sekolah yakni hal tersebut terjadi di luar jam sekolah sehingga harus berurusan langsung dengan pihak kepolisian.
“Keluarga para pelaku meminta agar dilakukan penyelesaian secara kekeluargaan atau berdamai, kami sempat setuju. Tapi mereka tidak kooperatif, karena saat mau dimediasi ada yang datang terlambat, ada yang diwakilkan, jadi terkesan tidak serius. Maka kasus ini, saya minta dilanjutkan ke proses hukum,” terangnya.
Terlibat Kasus Pelecehan Seksual, 12 Siswi di Jayapura Diamankan
0 Response to "Terlibat Kasus Pelecehan Seksual, 12 Siswi di Jayapura Diamankan"
Post a Comment