Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Tunggakan Lebih dari 3 Bulan, PLN Merauke Bongkar Ratusan Meter Warga, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Tunggakan Lebih dari 3 Bulan, PLN Merauke Bongkar Ratusan Meter Warga kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Tunggakan Lebih dari 3 Bulan, PLN Merauke Bongkar Ratusan Meter Warga mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Sanksi tegas diberlakukan PT PLN Cabang Merauke yang melakukan aksi ‘bongkar’ meter 500an lebih warga yang memiliki tunggakan di atas tiga bulan.
Sesuai aturan yang berlaku menurut mantan Manajer PLN Merauke Jhon Yarangga, setiap pelanggan yang menunggak tagihan listrik diatas tiga bulan berturut-turut akan diberikan sanksi berupa pemutusan jaringan listrik.
“Kemarin tidak sampai hati juga kita membongkar meterannya jadi saya minta mereka migrasi, pindah ke meteran prabayar,” katanya kepada Antara, Selasa (11/10) kemarin.
“Ada sekitar empat – lima ratus meteran pascabayar milik pelanggan penunggak yang kita ganti, alihkan ke prabayar. Jadi kita beralih ke prabayar ini bukan karena kita mau supaya pelanggan bayar listrik tapi supaya sewaktu – waktu listrik itu tersedia untuk dia,” katanya.
Disamping itu, Jhon juga meminta kepada para warga untuk menunaikan kewajibannya sebagai pelanggan dengan membayar tagihan tepat pada waktunya.
“Jangan memberikan beban kepada PLN karena kita rugi, kita sudah bangkitkan listrik, jaga siang dan malam, kita pergi lagi harus minta masyarakat untuk bayar,” tambahnya.
Tunggakan Lebih dari 3 Bulan, PLN Merauke Bongkar Ratusan Meter Warga
0 Response to "Tunggakan Lebih dari 3 Bulan, PLN Merauke Bongkar Ratusan Meter Warga"
Post a Comment