Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Wakasad Tutup TMMD ke 97 di Simalungun, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Wakasad Tutup TMMD ke 97 di Simalungun kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Wakasad Tutup TMMD ke 97 di Simalungun mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Baca juga:
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
BeritaSimalungun.com, Saribudolok-Penutupan TNI manunggal membangun desa (TMMD) diwakili Wakil Kasad Letjen M Erwin Syahfitri Budiono. Sebelumnya personil Kodim 0207/SIM telah sebulan melaksanakan pembukaan jalan penghubung antara Nagori Sihalpe dan Nagori Haranggol Horisan yang telah puluhan tahun tidak dapat terhubung.
Upacara penutupan TMMD ke 97 di Simalungun dilaksanakan di halaman SMK Efarina Saribudolok, Simalungun, Rabu (19/10/2016).
Upacara penutupan TMMD dihadiri Wakil Kasad TNI AD dan Pangdam I/BB Lodewyk Pusung, Danrem 022/PT, seluruh Dandim, Jajaran Korem 022/PT, pejabat utama Kodam I/BB, Wakapoldasu Brigjen Pol Adi Prawoto, Kapolres Simalungun AKBP Yofie Girianto. Seluruh pimpinan SKPD Pemkab Simalungun.
Amanat Kasad Jenderal Mulyono diwakili Wakil Kasad Letjend M Erwin Syahfitri Budiono mengatakan, Program TMMD masih sangat dibutuhkan, mengingat sebagian besar wilayah Indonesia merupakan daerah pedesaan, sehingga keterlibatan TNI dalam membangun sarana prasarana dan infrastruktur wilayah masih sangat relevan dan sesuai dengan koridor Undang-Undang.
TMMD ke-97 tahun 2016 ini, telah menyelesaikan sebanyak 165 sasaran fisik berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah Kodam di seluruh Indonesia.
Diantaranya ialah pembangunan sarana transportasi berupa pembangunan jalan baru, pembuatan jalan makadam, rabat jalan, peningkatan jalan, betonisasi jalan, semenisasi serta penimbunan, pelebaran dan pengerasan jalan.
Selain itu, TMMD tahun ini juga melaksanakan pembangunan infrastruktur lainnya yaitu pembuatan dan rehab jembatan, pembuatan tanggul dan gorong-gorong, pembangunan halte, pembuatan pos kamling, pembuatan sarana olah raga, serta renovasi dan pembangunan rumah ibadah sertasekolah. Termasuk juga pembangunan sarana sanitasi dan pusat-pusat kegiatan masyarakat.
Disamping sasaran fisik tersebut di atas, TNI juga telah menyelesaikansasaran non-fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang Bela Negara dan Ketahanan Nasional.
Pembangunan non-fisik ini sangat dibutuhkan dalam rangka memelihara dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat dalam menangkal berbagai ancaman disintegrasi Bangsa yang dilancarkan melalui Proxy War, berupa maraknya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, masih eksisnya bahaya terorisme, meningkatnya aksi kriminalitas secara kualitas dan kuantitas, serta isu bangkitnya kembali komunisme. Oleh karenanya TMMD ini adalah salah satu upaya TNI AD dalam memperkuat dan memberdayakan ketahanan masyarakat sebagai potensi kekuatan wilayah.
Disebutkan, pelihara kebersamaan dan semangat gotong royong yang sudah terbina dengan baik serta pelihara hasil program TMMD, agar usia pakainya akan lama dan manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang.
Kepada para Dansatgas TMMD ke-97 lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD untuk dijadikan bahan perbaikan pada TMMD mendatang.
Kepada para prajurit yang tergabung dalam satgas TMMD, dengan selesainya kegiatan ini, saya ucapkan terimakasih atas semangat dan dedikasi yang kalian tunjukkan dalam kegiatan ini, segera kembali ke induk pasukan masing-masing dan perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan.
Upacara penutupan TMMD diisi acara, demonstran polisi cilik dan TNI cilik tantang 12 peraturan lalulintas, taruna Taruni SMK Efarina Saribudolok menunjukkan aksi beladiri yongmodo, tarian Tor Tor Simalungun yang dibawakan oleh prajurit Rindam dan istri. (Rel)
0 Response to "Wakasad Tutup TMMD ke 97 di Simalungun"
Post a Comment