26 Orang Positif HIV di Simalungun

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang 26 Orang Positif HIV di Simalungun, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai 26 Orang Positif HIV di Simalungun kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan 26 Orang Positif HIV di Simalungun mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan dr Serubabel Saragih. 
BeritaSimalungun.com, Raya-Sebanyak 26 orang positif HIV di Kabupaten Simalungun  yang tercatat sejak Januari 2016. Dinas  Kesehatan senantiasa menganjurkan pencegahan dini.

Kepala Dinas Kesehatan Simalungun melalui Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan dr Serubabel Saragih mengutarakan, rumus menghindari HIV adalah ABCDE. Semua persoalan akan dapat dihindari bila memang berkemauan.

"Mudah-mudahan bila menganut rumus ABCDE, kita akan terhindar dari HIV. Jadi tidak ada susahnya," tutur Serubabel, Jumat (11/11).

Menurut dia, A  adalah Anda tidak melakukan hubungan seks bebas. B: Berusahalah untuk tetap setia dengan pasangan (istri/suami). C: Condom, gunakan kondom untuk menghindari infeksi menular seksual. D: Dilarang menggunakan narkoba terutama jenis jarum suntik dan E: Education, pentingnya pendidikan dan informasi guna memperdalam pengetahuan tentang HIV.

Berdasarkan estimasi WHO, lanjut Serubabel, seorang penderita HIV bisa menularkan HIV ke 100 orang. Bila ditemukan 26 orang penderita HIV maka di Simalungun diduga  berpotensi tertular 2.600 orang.  

"Itu yang kita sebut fenomena gunung es. Yang kita lihat hanya puncaknya saja, tapi dasar gunung es tidak pernah terlihat. Begitu juga penderita HIV yang mungkin lebih banyak yang tidak terdeteksi," urainya.

Dinas Kesehatan Simalungun memfasilitasi layanan pemeriksaan HIV secara gratis seperti di Puskesmas Batu 6. Penderita positif HIV dirahasiakan identitasnya agar tidak diketahui masyarakat luas. Dinas Kesehatan juga memberikan obat anti retroviral guna memperkuat daya tahan tubuh.

"Periksalah diri bagi yang beresiko terhadap HIV Aids," ujar Serubabel.

Dinas Kesehatan juga bekerjasama dengan LSM, Caritas, KDS, KPA dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS. Difasilitasi juga layanan pemeriksaan IMS, layanan mobile ke lokalisasi, kolaborasi TB-HIV, Bumil dan Hepatitis.

"Setialah dengan pasangan anda, gunakan kondom bila harus melakukan hubungan sex di luar pasangan. Jangan memakai narkoba khususnya narkoba yang pakai alat suntik dan rajin membaca buku yang berhubungan dengan HIV AIDS," urainya. (SIB)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "26 Orang Positif HIV di Simalungun"

Post a Comment