Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Blusukan ke Pulomas, Ahok Ditangkap Dua Mace Papua, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Blusukan ke Pulomas, Ahok Ditangkap Dua Mace Papua kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Blusukan ke Pulomas, Ahok Ditangkap Dua Mace Papua mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering disapa Ahok langsung disergap dua “mace Papua” ketika mantan Bupati Belitung Timur itu berkunjung atau blusukan ke wilayah Pulomas, Jakarta Timur.
Adalah Lena Wali dan Kerol Monim yang langsung merangkul Ahok dan mengaku kagum dengan kinerjanya sehingga keduanya pun sangat bahagia ketika Ahok berkunjung ke Pulomas.
Tak perlu menunggu lama. Lena dan Kerol pun yang awalnya hendak melakukan tarian sambutan buat Ahok (gagal karena tidak memiliki ruang yang cukup) akhirnya memilih untuk melakukan Swafoto.
“Selama ini saya cuma lihat di televisi dengan kerendahan hati bapak. Saya selalu berdoa buat bapak, karena bapak Ahok membawa perubahan untuk DKI. Walaupun saya Papua, saya KTP DKI sudah 10 tahun di sini,” kata Lena dilansir Merdeka.com, Rabu (23/11).
“Tadi mau nari dari warga ada Batak, Manado, Papua, Bhineka Tunggal Ika. Tapi ternyata situasinya gak ada ya langsung aja (swafoto),” tutup Lena.
Blusukan ke Pulomas, Ahok Ditangkap Dua Mace Papua
0 Response to "Blusukan ke Pulomas, Ahok Ditangkap Dua Mace Papua"
Post a Comment