Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Dukung Demo Agama, Pantaskah SBY Dapat Rumah Mewah Pemberian Negara?, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Dukung Demo Agama, Pantaskah SBY Dapat Rumah Mewah Pemberian Negara? kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Dukung Demo Agama, Pantaskah SBY Dapat Rumah Mewah Pemberian Negara? mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Baca juga:
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
 |
| Dukung Demo Agama, Pantaskah SBY Dapat Rumah Mewah Pemberian Negara? |
BeritaSimalungun.com-Hukum waris kita mengatur anak yang menyakiti orang tua tidak mendapat warisan. Saya terpikir akan hal ini mana kala mendengar pernyataan SBY yang mendukung demo agama besok 4/11/2016 mendesak Ahok dihukum dalam tuduhan penistaan Agama.
Pada saat yg sama diberitakan SBY mendapat rumah mewah pemberian negara karena Beliau mantan presiden RI.
Pertanyaannya, kalau SBY sekarang presiden, apakah akan mengintervensi Polri mengikuti demo agama ini? Untuk apa lagi ucapan SBY yg tdk menyejukkan itu, menyebut Ahok seolah kebal hukum, pada kenyataannya proses hukum juga sudah berjalan? Bukankah pemeriksaan demi pemeriksaan sedang berjalan?
Bisa dipastika hal ini juga tidak lain misi sekelompok yg menggunakan agama sebagai alat pukul. Bagai mana mungkin Ahok menista agama orang yang dia harapkan mau membantunya?
Bukankah ucapan Ahok itu sesungguhnya merupakan apresiasi pada Islam? Secara kuhum mana ada unsur pidana penistaan kalau tidak ada maksud menista? Sama seperti mengambil barang milik orang tanpa maksud memiliki bukanlah tindak pidana!
Tahukah SBY apak akibat dari demo agama besok kalau berlanjut? Orang Jawa di Jawa, orang Aceh di Aceh, orang Papua di Papua. Semua kembali kekampungnya masing-masing. Dengan kata lainbangsa ini pecah!
Dari sikap SBY yang tidak menjaga keutuhan bangsa saya kira rumah mewah itu tidak patut diterimanya.
Agamamu agamamu, agamaku agamaku. Kita Indonesia! Islam adalah rahmatan lil alamin. Rahmat bagi semesta alam. Begitu hukum Islam yang saya pelajari. Kita saudara.
Kita pegang tangan maju bersama menjalani hidup menyenangkan di negara kita Indonesia yang lahir dari penolakan atas penjajahan. Penjajahan adalah praktek dominasi dan eksploitasi. Tidak boleh ada dominasi dan eksploitasi sesama kita. Jayalah Indonesia. (Kurpan Sinaga)
0 Response to "Dukung Demo Agama, Pantaskah SBY Dapat Rumah Mewah Pemberian Negara?"
Post a Comment