Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Harga Cabai Rawit di Kabupaten Raja Ampat Tembus Angka 100 Ribu per Kg, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Harga Cabai Rawit di Kabupaten Raja Ampat Tembus Angka 100 Ribu per Kg kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Harga Cabai Rawit di Kabupaten Raja Ampat Tembus Angka 100 Ribu per Kg mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Setelah sebelumya harga cabai rawit meningkat drastis di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, kini harga cabai rawit di Kabuapten Raja Ampat meroket dan menembus angka yang sama yaitu Rp 100.000 per kilo gram.
Alasan meningkatnya harga cabai rawit di Kabupaten Raja Ampat masih sama dengan yang terjadi di Kota Sorong dimana harga yang ditawarkan para petani dan agen penyalur yang begitu tinggi sehingga harga di pasaran pun melambung.
Minimnya pasokan cabai rawit dan tingginya permintaan pasar membuat para pedagang menaikan harga yang tinggi untuk memperoleh keuntungan.
“Biasanya jika stok melimpah harga cabai rawit di Pasar Waisai Raja Ampat Rp35.000-40.000 per kg namun jika strok berkurang harga bisa naik hingga mencapai Rp100.000 per kg,” kata Ferra, salah satu pembeli di Pasar Tradisional Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Kamis (17/11).
Harga Cabai Rawit di Kabupaten Raja Ampat Tembus Angka 100 Ribu per Kg
0 Response to "Harga Cabai Rawit di Kabupaten Raja Ampat Tembus Angka 100 Ribu per Kg"
Post a Comment