Kali Pertama, Lambok dan Sarah Menikah Ditepi Danau Toba

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Kali Pertama, Lambok dan Sarah Menikah Ditepi Danau Toba, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Kali Pertama, Lambok dan Sarah Menikah Ditepi Danau Toba kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Kali Pertama, Lambok dan Sarah Menikah Ditepi Danau Toba mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Keluarga kedua mempelai berphoto bersama dengan Lambok – Sarah (photo FB Pesta Purba)

Pasangan Lambok Krisdianto Purba dan Sarah Jane Martina Nainggolan lah yang menciptakan sejarah itu, melalui pemberkatan (pasu-pasu) pernikahan mereka.
BeritaSimalungun.com, Samosir-Peristiwa bersejarah lahir di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Untuk pertama kali di Pulau Samosir, pemberkatan pernikahan dilakukan di tepi Danau Toba. Kesan sakral dari pernikahan pun tetap terjaga.

Persisnya, sejarah itu tercatat di taman Hotel Silintong yang terletak ditepi Danau Toba, Tuk-tuk, Kabupaten Samosir, Sabtu (19/11/2016). Dan, pasangan Lambok Krisdianto Purba dan Sarah Jane Martina Nainggolan lah yang menciptakan sejarah itu, melalui pemberkatan (pasu-pasu) pernikahan mereka.

Hal itu diakui Wakil Bupati Samosir, Juang Sinaga dan Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata, Seni dan Kebudayaan Samosir, Ombang Siboro. Malah, Ombang Siboro menyebutkan, pemberkatan pernikahan Lambok Krisdianto Purba dengan Sarah Jane Martina Nainggolan (Lambok – Sarah), telah didaftarkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI).

Itu karena, pemberkatan pernikahan itu dinilai unik. Karena dilakukan diruang terbuka (out door wedding). Serta baru pertama kali dilakukan out door wedding di Samosir. Bahkan, untuk jemaat HKBP, diyakini, baru pasangan Lambok dan Sarah yang melakukan.

Untuk mensukseskan pemberkatan pernikahan tersebut, Dinas Parsenibud Samosir turut membantu, melalui program Lake Toba Wedding Tourism. Dengan melibatkan pihak hotel (Hotel Silintong), PT Wesly Tour, Marsada Band, Sanggar Seni PKBM Unity dan lainnya.

Melalui program Lake Toba Wedding Tourism, Dinas Parsenibud berharap, sektor wisata  Kabupaten Samosir bisa terdongkrak. Tentunya, menjadi sebuah asa terhadap pelaku pariwisata di Sumut, melirik program tersebut.


Pesta pernikahan Lambok dan Sarah itu sendiri berlangsung meriah dan sukses. Peristiwa sakral dari pernikahan, disaksikan orang tua maupun keluarga dari kedua mempelai dan para tamu undangan. Bahkan, Nyonya Bupati Humbahas, Dhosmar Banjarnahor boru Panjaitan, turut menghadiri pesta pernikahan Lambok dan Sarah. (SN)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kali Pertama, Lambok dan Sarah Menikah Ditepi Danau Toba"

Post a Comment