Kapolri Ajak Masyarakat Indonesia Contohi Kerukunan Beragama di Papua

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Kapolri Ajak Masyarakat Indonesia Contohi Kerukunan Beragama di Papua, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Kapolri Ajak Masyarakat Indonesia Contohi Kerukunan Beragama di Papua kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Kapolri Ajak Masyarakat Indonesia Contohi Kerukunan Beragama di Papua mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Bukan Papua namanya jika jauh dari kata unik, indah, ramah dan bersahabat maupun terjaga tingkat toleransi beragama antara satu kepercayaan dengan kepercayaan lainnya.


Hal tersebut dikatakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang mencoba berbagi pengalaman ketika dirinya menjabat sebagai Kapolda Papua Muslim selama dua tahun di provinsi paling timur Indonesia itu.


“Saya dua tahun (menjabat) Kapolda Papua, pertama kali Kapolda Islam di sana. Pertama, saya ditolak. Tapi, saya berdialog dengan Pastur dan Uskup. Alhamdulillah, saya pulang (kembali ke Jakarta) mereka melepas dengan rasa tangis,” kata Tito saat menjadi tamu dalam tabligh akbar yang diselenggarakan majelis taklim Habib Ali bin Abdurrahman Alhabsy alias Habib Kwitang di Masjid Jami Al-Riyadh, Kwitang, Jakarta Pusat dilansir detik.com, Minggu (20/11).


Meskipun diakui Tito jumlah umat muslim terbilang sedikit, namun toleransi beragama di Papua perlu dicontohi karena masyarakat Papua dapat hidup saling berdampingan di tengah-tengah perbedaan tersebut.


Mantan Kapolda Metro Jaya itu pun mengajak warga Jakarta bisa meniru toleransi di Papua. Sehingga, tercipta kedamaian bagi semua.


“Kita dari Sabang sampai Merauke harus jaga (toleransi). Perlu dijaga keamanan juga,” pungkas Tito.





Kapolri Ajak Masyarakat Indonesia Contohi Kerukunan Beragama di Papua

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kapolri Ajak Masyarakat Indonesia Contohi Kerukunan Beragama di Papua"

Post a Comment