Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Ketua Umum MUI Sebut Kerukunan Beragama di Papua Barat Sudah Terkikis, Benarkah?, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Ketua Umum MUI Sebut Kerukunan Beragama di Papua Barat Sudah Terkikis, Benarkah? kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Ketua Umum MUI Sebut Kerukunan Beragama di Papua Barat Sudah Terkikis, Benarkah? mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Hal mengejutkan diungkapkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat, Ahmad Nausrau yang mengatakan saat ini sering terjadi benturan antar umat beraga di wilayah Papua Barat.
Ahmad mengatakan hal tersebut dapat dilihat dari adanya ‘oknum’ yang mencoba melarang adanya pembangunan Masjid Raya di wilayah Kabupaten Manomwari yang merupakan Ibukota provinsi Papua Barat.
“Apa salahnya ketika masjid raya di bangun,” kata Ahmad kepada Republika, kemarin.
Lebih lanjut Ahmad mengatakan hingga saat ini masih hanya seputar ungkapan berbau SARA dan belum sampai ke kontak fisik.
“Artinya tidak sampai ke kontak fisik,” katanya.
Ketua Umum MUI Sebut Kerukunan Beragama di Papua Barat Sudah Terkikis, Benarkah?
0 Response to "Ketua Umum MUI Sebut Kerukunan Beragama di Papua Barat Sudah Terkikis, Benarkah?"
Post a Comment