Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pejabat Harus Berani Blusukan Melihat Kondisi Penataan Los Pasar Temon Brati, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pejabat Harus Berani Blusukan Melihat Kondisi Penataan Los Pasar Temon Brati kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pejabat Harus Berani Blusukan Melihat Kondisi Penataan Los Pasar Temon Brati mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Baca juga:
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
 |
Kades Temon Retno Ariawan Kecamatan Brati
Kabupaten Grobogan Jawa Tengah |
Grobogan Metro Realita Cyber
Pembangunan kios pasar Temon dinilai lamban dan banyak los yang sudah dibangun ukuranya tidak rata,hal ini menyebkan pedagang kecil yang jualan
diatas lapak semakin tak kebagian tempat.
Pembangunan Los Pasar Temon Kecamatan Brati KM 5 Jalan Raya Purwodadi Pati dinilai kurang cepat waktu.
Sebelum pekerjaan dimulai sudah dilakukan pemasangan paving block ,namun los pasar kali ini lebih tinggi dari lokasi pedagang didalamnya (pedagang yang jualan disebelah dalam sisi barat) ketinggian los yang baru ini lebih tinggi sekitar 50 cm dari sebelumnya.
Hal ini akan menyebabkan genangan air di dalam los sisi dalam dan sebelah barat karena belum ada drainase talut untuk pembuangan air ke Trotoar saluran air.
Anehnya pembangunan Los pasar masih menggunakan bangunan lama yang berakibat susunan ketinggian pintu tidak rata.Bahkan pasangan batako kios lama tidak dibongkar,ironisnya pada pintu masuk ke dalam terlalu sempit hanya berjarak sekitar 4 meter.
Adi (32) warga Dusun Ngriggo Desa Temon Brati mengatakan,"dulu pintu keluar masuk pasar dibikin lebar untuk memudahkan membawa daganganya dan terdapat dua pintu masuk menghadap jalan raya,seharusnya dalam pekerjaan pembangunan los pasar tersebut lebih diutamakan kepentingan bersama,supaya pedagang yang akan masuk ke dalam pasar bisa mudah memasukkan dan mengeluarkan barang daganganya,dan bila ada kunjungan pejabat yang blusukkan di pasar supaya mudah dan leluasa,dulu calon pemimpin yang pernah blusukkan dipasar Temon Brati pasti sukses jadi pemimpin."ungkap adi
Pasar Temon Kecamatan Brati merupakan pasar tradisional yang berkembang karena setiap hari mulai jam 02.00 pagi hingga siang selalu ramai pengunjung serta pedagang yang menjajakan barang daganganya.
Hingga saat ini disebelah selatan pasar terdapat makam TPU (tempat Pemakaman Umum) namun sayangnya diatas saluran air tepat depan makam tersebut sudah berdiri penjual buah dan makanan sehingga menutupi pagar makam.
Dengan pembangunan los pasar temon tersebut diharapkan dapat menampung semua pedagang yang adil dan merata,dan jangan sampai terjadi kesewang wenangan bahkan mendapat lokasi besar kecilnya kios.Bila los tersusun rapi maka akan menjadi percontohan bagi pasar yang lain.
Disoal tentang pembagian los dan besar kecilnya kios Kades Desa Temon Retno Ariawan (43) mengatakan."sejauh ini pembangunan tetap akan berjalan lancar,bahkan semua kios akan sama bentuk dan besarnya,disini pedagang penghuni kios tidak bisa monopoli mendapat kios lebih banyak."ungkap Retno Ariawan.(Bagus Murgan)
0 Response to "Pejabat Harus Berani Blusukan Melihat Kondisi Penataan Los Pasar Temon Brati"
Post a Comment