Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Boaz Solossa, Predator Mematikan yang Menjadi Kebanggaan Masyarakat Papua, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Boaz Solossa, Predator Mematikan yang Menjadi Kebanggaan Masyarakat Papua kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Boaz Solossa, Predator Mematikan yang Menjadi Kebanggaan Masyarakat Papua mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe mengaku bahagia dengan kehadiran pemain asal Papua Boaz Solossa di tubuh tim nasional Indonesia.
Prestasi Boaz sebagai sang ‘predator’ mematikan di jantung pertahanabn lawan memang seringkali mendapatkan pujian. Tak dipungkiri Boaz hingga saat ini terus menjadi salah satu pemain kebanggaan masyarakat Papua yang kini menjelma menjadi Kapten di tubuh Timnas Indonesia.
“Kami bangga, rakyat Papua apresiasi dengan prestasi yang dicapai Timnas, semoga bisa dipertahankan kemenangan ini pada permainan leg kedua di Bangkok, Thailand,” kata Lukas dilansir Republika, Kamis (15/12).
Disinggung terkait peluang Persipura Jayapura menjadi kampiun 2016, Lukas optimis skuat asuhan Angel Alfredo Vera tersebut akan keluar sebagai juara karena pertandingan terakhir Persipura diuntungkan dengan bermain di kandang.
“Pasti Persipura juara karena pertandingan terakhir main di Stadion Mandala, walaupun nanti pada laga akhir tanpa kehadiran Boaz,” katanya.
Boaz Solossa, Predator Mematikan yang Menjadi Kebanggaan Masyarakat Papua
0 Response to "Boaz Solossa, Predator Mematikan yang Menjadi Kebanggaan Masyarakat Papua"
Post a Comment