Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Festival Putri Danau Toba 2016 di Parapat, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Festival Putri Danau Toba 2016 di Parapat kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Festival Putri Danau Toba 2016 di Parapat mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Baca juga:
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
 |
| PUTRI BERJALAN: Para calon Putri Danau Toba Tahun 2016 berjalan untuk melintas di depan juri memperagakan bagaimana putri sesungguhnya di Pantai Bebas Parapat, Jumat(9/12/2016). SIB |
BeritaSimalungun.com, Parapat-Dinas Parawisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Simalungun (Disparpora) menggelar Festival Putri Danau Toba 2016 selama 2 hari 9 - 10 Desember di Pantai Bebas Parapat untuk memilih Putri Danau Toba sebagai duta-duta parawisata, Jumat (9/12/2016).
Festival resmi dibuka Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM yang diwakili Sekretaris Dispora Ajun Saragih menyampaikan tujuan ajang pemilihan Putri Danau Toba yakni untuk mencari bibit terbaik daerah sebagai public relation untuk membantu Pemerintah Simalungun mempromosikan wisata dan budaya Simalungun.
Pemudi yang terpilih akan dinobatkan sebagai Putri Danau Toba untuk 5 tahun kedepan sehingga mampu sebagai duta-duta yang bisa mendongkrak peningkatan kunjungan parawisata secara global.
Sebanyak 125 putri usia 16-25 tahun dominan dari Kabupaten Simalungun, Toba Samosir (Tobasa) dan Pematangsiantar mengikuti festival dinilai 3 juri Edi Simanjuntak SE dari pengamat modeling, juara bintang radio serta TV dan Artist Managemen Jakarta, kedua Marasi Gultom dari bidang modeling Siantar dan terakhir Julpanudin Dalimunte dari Disparpora Kabupaten Simalungun.
Para juri dalam kata sambutannya mengatakan, hari pertama seleksi pemilihaan dari 125 peserta akan dinilai 4 kriteria yakni Oregrafi, Catwalk, Make Up dan Costum dengan cara peserta berjalan didepan juri untuk memperagakan bagaimana puteri sesungguhnya.
Even Organizer (EO) Cive Inso Toba Dwi Haloho mengungkapkan, hari pertama peserta akan diseleksi menjadi 30 kontestan dan hari kedua gebyar Danau Toba sekaligus menyeleksi 30 besar menjadi 8 putri yakni berhak menyandang Mahkota Putri Danau Toba 2016. "Para juara akan mendapat penghargaan berupa uang dan sertifikat," ungkapnya.
Dalam acara Festival Putri Danau Toba 2016 turut dimeriahkan para artis lokal Alex Rudiart, B-Fresh, Larasi Voice, Gitanos Band My Friend Band, Melisa VOS, Mindo Sinaga, Icha dan Gorga Band.(SIB)
0 Response to "Festival Putri Danau Toba 2016 di Parapat"
Post a Comment