Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Gubernur Jawa Barat Sebut Pembubaran Acara KKR Natal di Bandung Hanyalah "Perkara Kecil", yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Gubernur Jawa Barat Sebut Pembubaran Acara KKR Natal di Bandung Hanyalah "Perkara Kecil" kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Gubernur Jawa Barat Sebut Pembubaran Acara KKR Natal di Bandung Hanyalah "Perkara Kecil" mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan bahwa pembubaran ‘paksa’ acara Kebaktian Kebangungan Rohani (KKR) Natal di Gedung Sabuga, Bandung, tadi malam merupakan perkara kecil.
Pria yang akrab disapa dengan sebutan Aher tersebut berpendapat bahwa pembubaran bisa dihindari dengan adanya musyawarah.
“Itu kan (hanya) kejadian kecil yang tidak mengganggu apa-apa saya kira,” kata Ahmad Heryawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (7/12).
Lebih lanjut Aher mengatakan pihaknya akan segera mencari akar permasalahan yang menyebabkan dilakukan pembubaran secara paksa oleh segelintir ormas islam yang dinilai bisa memperkeruh suasana toleransi beraga di dataran nusantara.
“Kami bangun saling pengertian. Jangan memperkeruh persoalan yang dapat memicu persoalan baru,” kata dia.
Sebelumnya diberitakans acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal 2016 di Gedung Sabuga yang menghadirkkan Pendet Stephen Tong tersebut dibubarkan secara paksa oleh organisasi masyarakat (ormas) keagamaan karena dinilai telah melanggar Surat Peraturan Bersama (SKB) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006.
Gubernur Jawa Barat Sebut Pembubaran Acara KKR Natal di Bandung Hanyalah "Perkara Kecil"
0 Response to "Gubernur Jawa Barat Sebut Pembubaran Acara KKR Natal di Bandung Hanyalah "Perkara Kecil""
Post a Comment