Jelang Natal, “Pajak Horas” Masih Normal

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Jelang Natal, “Pajak Horas” Masih Normal, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Jelang Natal, “Pajak Horas” Masih Normal kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Jelang Natal, “Pajak Horas” Masih Normal mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Parluasan Pematangsiantar.Dob Barsim.
BeritaSimalungun.com, Pematangsiantar-Aktivitas perdagangan di pusat pasar tradisional Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, dua pekan menjelang Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, masih normal. Seperti di Pajak Horas dan Parluasan.

Para pemilik dan karyawan kios pakaian serta aksesoris terlihat duduk santai mendengar musik dan sesekali menata dagangan sebagai upaya menghilangkan kejenuhan menunggu pembeli.

“Belum ada lonjakan pembeli, dan bisa jadi tidak terjadi," kata Riana boru Manik (38), pedagang pakaian di Pajak Horas Pematangsiantar, Jumat (16/12/2016).

Warga Kecamatan Siantar Timur itu mengaku tidak terkejut dan sudah terbiasa dengan kondisi yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Masyarakat yang merayakan hari besar keagamaan, sekarang ini lebih memilih berbelanja pakaian di pusat perbelanjaan modern dan di rumah-rumah yang dijadikan tempat berdagang. "Wajar, suasana lebih nyaman dan bersih, lagian mereka lebih bebas memilih," kata Riana.

Edi Damanik (49), pedagang lainnya berharap, pemerintah pusat dan daerah melakukan kebijakan dan terobosan dalam mengubah pusat pasar tradisional menjadi tempat transaksi yang lebih baik.


"Tentunya kami harapkan terobosan itu tidak memberatkan atau menjadi beban bagi pedagang setempat," kata warga Kecamatan Siantar Martoba itu.(BS-1)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jelang Natal, “Pajak Horas” Masih Normal"

Post a Comment