Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Kasus Narkoba dan Kekerasan Anak Dominan di Papua Tahun 2016, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Kasus Narkoba dan Kekerasan Anak Dominan di Papua Tahun 2016 kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Kasus Narkoba dan Kekerasan Anak Dominan di Papua Tahun 2016 mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua mencatat hingga ke penghujung tahun 2016 saat ini, kasus pidana di Papua lebih banyak didominasi kasus penggunaan narkoba.
Hal ini disampaikan Asisten Pidana Umum Kejati Papua, Harly Siregar, yang menjeleskan kondisi dan situasi di Papua sedang darurat narkoba.
Penyelundupan barang haram tersebut dari beberapa daerah di luar Papua dan negara tetangga seperti PNG diakui sulit dibendung aparat keamanan dan pemerintah sehingga timbul banyak kasus pidana narkoba.
“Jadi saat ini kita lihat penyebaran narkoba sudah mulai merata di seluruh Papua dan Papua Barat sehingga kasus narkoba ini bisa terlihat masih terus mendominasi kasus pidana umum yang ada di Papua dan Papua Barat,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (6/12/2016) kemarin.
Di sepanjang tahun ini, sebut Harly, pihaknya telah menangani lebih dari 1500 kasus pidana dan setelah dirinci jumlah kasus narkoba lebih dominan. Angka kasus narkoba tahun ini juga diakui meningkat cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Selain narkoba, kasus lain yang cukup mengalami peningkatan pada tahun ini adalah kasus pidana kekerasan terhadap anak. Hal ini disebut dapat terjadi karena minimnya pengetahuan kekerasan terhadap anak di tengah masyarakat sehingga banyak anak-anak yang akhirnya menjadi korban.
“Untuk kasus kekerasan terhadap anak perlu untuk ditekan, sehingga jangan kasus seperti ini menjadi salah satu kasus yang tinggi dalam masyarakat,” paparnya.
Kasus Narkoba dan Kekerasan Anak Dominan di Papua Tahun 2016
0 Response to "Kasus Narkoba dan Kekerasan Anak Dominan di Papua Tahun 2016"
Post a Comment