LANGKANYA JERUK SANTANG DIGROBOGAN KARENA 600 TON BERHASIL DIGAGALKAN MASUK INDONESIA

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang LANGKANYA JERUK SANTANG DIGROBOGAN KARENA 600 TON BERHASIL DIGAGALKAN MASUK INDONESIA, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai LANGKANYA JERUK SANTANG DIGROBOGAN KARENA 600 TON BERHASIL DIGAGALKAN MASUK INDONESIA kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan LANGKANYA JERUK SANTANG DIGROBOGAN KARENA 600 TON BERHASIL DIGAGALKAN MASUK INDONESIA mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Lapak depan pasar induk
Purwodadi tak ada jeruk
Kecil Jenis Santang
Grobogan Metro Realita 
Pedagang buah di pasar induk Purwodadi masih menunggu stok Jeruk kecil manis yang dikenal masyarakat Kabupaten Grobogan sebagai Buah Jeruk Santang.
Jeruk jenis santang ini meski ditunggu mulai  akhir pekan lalu hingga menjelang tahun baru hari ini Sabtu (24/12) tidak kunjung tiba.
Sedangkan buah jenis mangga akhir Desember mendatang sudah tak ada stok karena bulan desember musim buah rambutan dan kelengkeng.
Pedafang buah depan pasar
Induk Purwodadi menunggu
Kiriman jeruk santang
Tomo (56)warga Desa Temon Dukuh Ngriggo yang buka lapak di Depan pasar Induk Purwodadi mengatakan."saat ini baru musim rambutan,salak,sirsat,apel,pisang dan apokat,inipun hasil dari panen lokal di daerah Jawa tengah seperti Bandungan ,Pati ,Brati Grobogan yang merupakan daerah dataran tinggi,mendekati tahun baru harga buah naik mencapai Rp 2000/Kilogram.Untuk buah impor sekarang sulit didapat sehingga pedagang menjual buah dari produksi lokal saja."ungkap Tomo.
Biasanya pedagang membeli buah dari petikemas Pelabuhan  Tanjung Perak Surabaya Namun sampai saat ini keberadaan Jeruk Kecil biasa disebut Santang sudah langka.
Kelangkaan buah Jeruk Kecil Manis dari China disebabkan karena sebanyak 600 ton lebih buah jeruk asal China digagalkan masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Jeruk ini digelapkan dengan modus komoditas ekspor yang dikemas dalam 34 kontainer ukuran 40 feet.Dalam dokumen impor barang tersebut tertulis buah pir dan apel.namun setelah dicek, buah jeruk lebih banyak, hampir 50 persen berisi buah jeruk.
Gagal beredarnya jeruk impor ini berhasil menyelamatkan Rp 2,2 triliun.(bagus murgan)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "LANGKANYA JERUK SANTANG DIGROBOGAN KARENA 600 TON BERHASIL DIGAGALKAN MASUK INDONESIA"

Post a Comment