Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang MARSAL BAND Jadikan Lagu Simalungun Berkelas Nasional, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai MARSAL BAND Jadikan Lagu Simalungun Berkelas Nasional kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan MARSAL BAND Jadikan Lagu Simalungun Berkelas Nasional mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
| MARSAL BAND.IST |
Di hati kami, Nuansa Natal akan selalu istimewa. Masih segar dalam ingatan, momen ketika kami diberi kesempatan melayani membawakan lagu kidung pujian pada perayaan natal tahun 2012 di Gereja GKPS Cipayung Jakarta Timur. Sehingga kami menyepakati tanggal 25 Desember 2012 adalah hari kelahiran Marsal Band.
Personil awal Marsal Band terdiri dari Dolly Meiro Sumbayak (vocal), Panda Parulian Turnip (gitar), Nico Rubensius Sidauruk (drum), Jhan Ricky Adelona Purba (bass).
Namun sayang, akhir tahun 2016, Jhan Ricky Adelona Purba (bass) harus pulang kampung dan tidak kembali lagi ke Jakarta.
Dalam acara ‘Panggung Amal Berbagi Kasih untuk Sinabung’, Panda Parulian Turnip dan Nico R Sidauruk bertemu dengan ‘dua orang’ yang bersedia diajak bergabung dengan Marsal Band.
Dari tahun 2012 sampai 2016 Marsal selalu melayani di Gereja sebagai Vocal Group, pun kerap diundang dalam berbagai acara GKPS Cipayung Jakarta Timur.
Ternyata penampilan kami pada berbagai acara gereja GKPS Cipayung dan kegiatan amal telah mengundang simpatik seseorang yang baik hati.
Proses rekaman terus berlanjut yang dibantu oleh Anne Purba sebagai penasehat, Bernath Saragih Garingging (Manager), Asri Ivo Tobing (Bendahara), Alfredo A. Purba (Sekretaris).
Nama Marsinalsal Simalungun – Marsal Band, jelas sekali mengandung visi kami yakni bertujuan mengangkat seni budaya Simalungun khususnya lewat lagu Simalungun agar menjadi lebih populer, diminati seluruh masyarakat Simalungun atau masyarakat umum.
0 Response to "MARSAL BAND Jadikan Lagu Simalungun Berkelas Nasional"
Post a Comment