Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Mendarat di Iran, Jokowi Bahas Perkuatan Sektor Minyak dan Gas, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Mendarat di Iran, Jokowi Bahas Perkuatan Sektor Minyak dan Gas kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Mendarat di Iran, Jokowi Bahas Perkuatan Sektor Minyak dan Gas mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Setelah menyelesaikan kunjungan kenegaraan di India, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, tiba Bandar Udara Mehrabad, Teheran, Iran, Selasa (13/12) pukul 16.20 Waktu Setempat atau 19.50 WIB (waktu di Teheran lebih lambat 3 setengah jam dari WIB)
Kedatangan Presiden Jokowi di Mehrabad disambut oleh Menteri Teknologi Komunikasi dan Informasi Iran Mahmoud Vaezi serta Duta Besar Iran untuk Indonesia Valiollah Mohammadi Nasrabadi. Sementara dari pihak Indonesia tampak hadir Duta Besar Indonesia untuk Iran Octavino Alimudin.
Dari Bandara Mehrabad, Presiden dan rombongan langsung bertolak ke hotel tempat ia menginap selama di Teheran, Iran.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, di Teheran, Iran, Presiden Jokowi dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Presiden Iran Hassan Rouhani, Ketua Parlemen Iran Ali Larijani, dan Pemimpin Agung Iran Ayatollah Seyed Ali Khameinei.
Presiden juga diagendakan menghadiri acara Ramah Tamah dan Santap Malam dengan staf KBRI Teheran dan masyarakat Indonesia.
Kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi ke Iran akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kerja sama di bidang minyak dan gas, termasuk kerja sama pengelolaan ladang minyak di Iran dan investasi kilang minyak di Indonesia.
Selain fokus kepada kerja sama ekonomi, kunjungan kenegaraan Presiden ke Iran ini juga akan digunakan untuk memperkuat kerja sama dalam konteks IORA (Indian Ocean Rim Association (IORA) mengingat Iran merupakan anggota IORA. Indonesia saat ini memegang keketuaan IORA (2015-2017). (BPS/UN/ES)
Mendarat di Iran, Jokowi Bahas Perkuatan Sektor Minyak dan Gas
0 Response to "Mendarat di Iran, Jokowi Bahas Perkuatan Sektor Minyak dan Gas"
Post a Comment