.. NEGERI TELENOVELA..

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang .. NEGERI TELENOVELA.., yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai .. NEGERI TELENOVELA.. kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan .. NEGERI TELENOVELA.. mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


BeritaSimalungun.com, Jakarta-Ahok nangis di sidang..dan ributlah jagad media dengan segala argumentasi dan teorinya. Yang pro termehek-mehek ketika ditampilkan Ahok sedang dipeluk kakak angkat perempuannya yang berjilbab. 

Yang kontra terbelek-belek dan langsung membandingkan tangisan Ahok dengan tangisan warga yang digusur - yang saya juga gak ngerti apa hubungannya ya ?

Tidak equil to equil perbandingannya..

Menarik memang melihat sebagian besar reaksi masyarakat kita yang tertarik pada simbol-simbol dalam sebuah peristiwa. Ingat masalah kancing jas Jokowi, yang bahkan penduduk planet Mars pun akhirnya menonton kita saking hebohnya.. Belum lagi kehebohan akibat jas bomber dan payung biru.

Terbaginya negara ini menjadi dua kubu, kubu pro dan kontra, menjadikan ada saja bahan untuk meledek atau menjatuhkan mental lawannya. Sepertinya gak puas kalo yang sebelah sana ga cemberut. Memang ini yang menjadikan media sosial berwarna, meski kadang sebel juga memperhatikan tingkat kelebayan yang sudah masuk di level 9.

Saya berdoa kepada Tuhan supaya Ahok jangan sampe kentut di sidang..

Pasti akan lebih rame lagi. Yang pro dengan segala teorinya akan membahas bahwa kentut adalah hal yang wajar dan terjadi pada setiap manusia, bahkan yang cantik seperti Raisa sekalipun pasti kentut meski suka ditahan..

Yang kontra akan membandingkan kentut Ahok dengan kentut mereka yang digusur, mengupload foto ibu-ibu yang terkentut-kentut ketika diseret PolPP dan membuat status dengan huruf kapital, "LEBIH BAU MANA KENTUTMU DENGAN KENTUT MEREKA ?"

Kembali mereka dengan logika anehnya, ya namanya kentut baunya sama aja.. tinggal masalah jarak aja pembedanya, semakin dekat semakin terasa..

Ah, Indonesia.. negeri telenovela, yang kalau tidak berseri kasusnya, seperti kurang gula saja rasanya. Mending ngopi.. sambil ngentut. Kalau saya bebas, gada yang peduli. (Oleh: Denny Siregar)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to ".. NEGERI TELENOVELA.."

Post a Comment