Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang [OPINI] Pasar Mama Papua Jangan Lupa Dirawat, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai [OPINI] Pasar Mama Papua Jangan Lupa Dirawat kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan [OPINI] Pasar Mama Papua Jangan Lupa Dirawat mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Hari Kamis (22/12) Pasar tradisional Mama Mama Papua yang terletak di Jalan Percetakan, Kota Jayapura, Provinsi Papua akhirnya resmi rampung 100 persen dan siap untuk digunakan setelah diresmikan nanti.
Berdiri megah bertingkat lima, Pasar yang dijanjikan Presiden Jokowi bagi para pedagang lokal tersebut dilengkapi dengan sejumlah peralatan lengkap yang mencakup 20 Camera Security dan 1 bak penampungan air yang dapat menampung hingga 84 liter kubik air.
Dengan berdirinya Pasar trasional Mama Mama Papua tersebut diharapkan dapat menopang sektor ekonomi bagi para pedagang lokal (terlebih khusus Mama Mama Papua) yang selama ini tak memiliki tempat berjualan yang memadai dan bisa dibilang ‘jauh’ dari harapan.
Jangan Lupa Dirawat
Pasar Mama Papua diperkirakan akan selesai sebelum akhir tahun 2016 menurut janji presiden Joko Widodo ketika memberikan pidato pada peletakan batu pertama bulan April 2016 lalu.
Namun dengan gaya revolusi mental dan semangat kerja kerja dan kerja Pasar Mama Mama Papua akhirnya selesai bahkan sebelum perayaan hari Natal di penghujung tahun 2016.
Pasar Mama Papua sejak resmi rampung pada hari Kamis (22/12) diharapkan tidak hanya berdiri begitu saja. Selain berharap dapat menopang perekonomian para pedagang lokal, pasar dengan luas 4.490 meter persegi tersebut pun diharapkan terus menjadi perhatian pemerintah sehingga kedepannya tak akan menimbulkan wacana ‘Tau bangun namun tak tau rawat’ oleh kebanyakan oknum yang sering menyerang pemerintahan Jokowi ataupun mereka yang termasuk dalam kelompok ‘Anti Pembangunan’.
[OPINI] Pasar Mama Papua Jangan Lupa Dirawat
0 Response to "[OPINI] Pasar Mama Papua Jangan Lupa Dirawat"
Post a Comment