Pembubaran Acara KKR Natal di Bandung Dengan Paksaan Sangat Disayangkan

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pembubaran Acara KKR Natal di Bandung Dengan Paksaan Sangat Disayangkan, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pembubaran Acara KKR Natal di Bandung Dengan Paksaan Sangat Disayangkan kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pembubaran Acara KKR Natal di Bandung Dengan Paksaan Sangat Disayangkan mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Anggota DPR RI Komisi I Prananda Surya Paloh menyayangkan kejadian pembubaran Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Selasa (6/12) kemarin.


Menurut Politisi Partai NasDem ini, hal tersebut seharusnya tidak perlu lagi terjadi. Karena kemerdekaan ibadah seharusnya adalah bagian yang dilindungi negara, apalagi tidak mengganggu lingkungan dan sosial.


PSP juga mendukung Mendagri untuk mencabut atau merevisi SKB tentang rumah ibadah, yang sudah banyak dikeluhkan oleh warga.


“Biarlah agama-agama dapat hidup rukun tanpa gangguan dalam menjalankan keyakinannya. Negara bisa bertindak lebih bijaksana sebagai pelindungnya,

sehingga persatuan Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika lebih bermakna.” harapnya.


Sebelumnya, Acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jalan Tamansari, Bandung, Jawa Barat, Selasa (6/12) malam, dihentikan setelah sejumlah orang datang ke acara tersebut dan meminta acara itu dibubarkan.


Sumber: Kontributor Harian Papua Media, Muhammad Rayan





Pembubaran Acara KKR Natal di Bandung Dengan Paksaan Sangat Disayangkan

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pembubaran Acara KKR Natal di Bandung Dengan Paksaan Sangat Disayangkan"

Post a Comment