Pemerintah Siap Berantas Media Online Provokator, yang di Papua Juga?

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pemerintah Siap Berantas Media Online Provokator, yang di Papua Juga?, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pemerintah Siap Berantas Media Online Provokator, yang di Papua Juga? kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pemerintah Siap Berantas Media Online Provokator, yang di Papua Juga? mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Pemerintah pusat terus berperang melawan sejumlah situs-situs radikal ‘penentang’ pemerintah yang memberitakan sejumlah berita-berita yang menghasut masyarakat di sekitarnya.


Oleh karena itu, bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) beserta Dewan Pers Presiden Jokowi dalam rapat terbatas meminta sejumlah pihak yang tergabung dalam kabinetnya untuk bergerak cepat mengantisipasi situs-situs radikal tersebut.


Bagaimana dengan media mainstream di Papua?


Salah satu media online yang baru saja diblokir pemerintah pusat (kemudian di buka kembali) adalah SuaraPapua.com yang selama ini dikenal sebagai salah satu media berita online yang terus menggempur pemerintahan Indonesia yang dinilai sangat tidak mendukung dan terbuka terhadap sejumlah kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi di wilayah Papua.


Bahkan didalam pemberitaannya pun para jurnalis yang mengakui dirinya sebagai profesional tersebut tidak mampu memberikan sudut pandang yang sama rata kepada para pembaca dalam menilai kinerja pemerintahan Presiden Jokowi-JK yang hingga saat ini terus aktif dalam membangun wilayah Indonesia Timur(fokusnya masih sama yaitu pelanggaran HAM, HAM dan HAM).


Kebaikan yang dilakukan pemerintahan Jokowi pun dinilai sebagai sebuah pencitraan untuk melepaskan belenggu persoalan pelanggaran HAM masa lalu yang menjadi biang keladi munculnya isu Papua Merdeka hingga ke pelosok Papua.


Diblokirnya media mainstream tersebut juga sempat mengundang pertanyaan beberapa jurnalis Papua yang mengakui tidak mengerti dengan tindakan pemerintah yang katanya hanya melangkah sendiri tanpa melakukan koordinasi terlebih dahulu sebelum melakukan pemblokiran.


Bukan hanya Suara Papua, hingga saat ini terdapat puluhan situs maupun blog yang ikut terjun di dalam dunia politik dan memaksa Indonesia untuk membiarkan Papua menentukan nasibnya sendiri sebagai sebuah bangsa.


Namun sekali lagi dengan tegas Presiden Jokowi mengatakan penggunaan sosial media harus menuju kepada arah yang sehat dan positif untuk kemajuan bangsa dan bukan untuk memecah belahkan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


“Perkembangan info yang pesat harus kita manfaatkan ke arah yang positif untuk kemajuan bangsa kita,” kata Presiden saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Kompleks Istana, Jakarta Pusat, Kamis (29/12).





Pemerintah Siap Berantas Media Online Provokator, yang di Papua Juga?

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pemerintah Siap Berantas Media Online Provokator, yang di Papua Juga?"

Post a Comment