Pengecer Nakal di Papua Coba Manfaatkan BBM Satu Harga

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pengecer Nakal di Papua Coba Manfaatkan BBM Satu Harga, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pengecer Nakal di Papua Coba Manfaatkan BBM Satu Harga kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pengecer Nakal di Papua Coba Manfaatkan BBM Satu Harga mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw membeberkan adanya oknum-oknum nakal yang coba mempermainkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) melebihi kapasitas yang sudah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.


“Tim Satgas BBM yang kita bentuk setelah terjun ke beberapa kabupaten menemukan beberapa masalah seperti adanya agen menaikkan harga,” kata Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw kepada detikFinance usai coffe morning bersama Forkopimda dan Penyelenggara Pemilukada di Mapolda Papua, Rabu (14/12).


Pria asal Kabupaten Fak-Fak tersebut mengakui di wilayah Kabupaten Yahukimo terdapat penaikan harga.


“Sebagaimana keinginan Presiden untuk ada pemerataan harga BBM di seluruh Indonesia. Itu sudah dilakukan di mana harga BBM dari Pertamina sampai ke APMS harga sama yakni Rp 6.450, namun di beberapa kabupaten ada yang menaikkan harga seperti di Yahukimo harganya Rp 6.500,” katanya.


Lebih lanjut Paulus mengatakan pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan pihak PT Pertamina untuk mengantisipasia melonjaknya pengecer-pengecer nakal yang terus berkeliaran di wilayah Provinsi Papua untuk meraup keuntungan.


“Para pengecer biasanya menggunakan truk atau mobil dengan tangki telah dimodifikasi jok kursinya telah dilepas lalu diganti rak kayu untuk menaruh tangki BBM dan berulang-ulang melakukan pengisian BBM,” terang Kapolda.





Pengecer Nakal di Papua Coba Manfaatkan BBM Satu Harga

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengecer Nakal di Papua Coba Manfaatkan BBM Satu Harga"

Post a Comment