Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang PNG-Fiji Tak Dukung Papua Merdeka, Solomon Cari Dukungan Lain, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai PNG-Fiji Tak Dukung Papua Merdeka, Solomon Cari Dukungan Lain kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan PNG-Fiji Tak Dukung Papua Merdeka, Solomon Cari Dukungan Lain mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Perdana Menteri Solomon Islands Manasseh Sogavare mengatakan pihaknya akan mencari dukungan tambahan dari negara-negara Mikronesia, Polinesia hingga Afrika untuk mendukung gerakan kemerdekaan Papua.
Tindakan ini dilakukan karena forum Melanesian Spearhead Group (MSG) yang diketuainya tidak satu suara soal status politik Papua di panggung internasional. Sogavare mengaku tak bisa berbuat banyak lantaran PNG dan Fiji lebih memilih mendukung Papua tetap sebagai bagian dari NKRI.
“PNG berbatasan langsung dengan Indonesia sehingga mereka sangat berhati-hati soal Papua. Sedangkan Fiji jelas memiliki hubungan dengan Indonesia,” ujar Sogavare kepada media lokal Solomon Star.
Terbelahnya suara dalam tubuh MSG dapat dilihat dari tarik ulurnya status keanggotaan gerakan kemerdekaan Papua (ULMWP) di MSG yang belum mendapatkan keanggotaan penuh. Di beberapa pertemuan petinggi MSG sepanjang tahun 2016, PNG dan Fiji memang menunjukan dukungannya bagi Indonesia.
Sogavare bersama para anggota pendukung ULMWP lantas akan melakukan diplomasi politik ke sejumlah negara untuk mendapatkan dukungan tambahan.
“Oleh karena itu, Solomon Islands, Vanuatu dan Kaledonia Baru akan menjaring dukungan ke negara-negara Mikronesia, Polinesia dan Afrika,” paparnya.
Langkah pertama yang diambil dalam waktu dekat yaitu menyiapkan agenda kunjungan diplomatik menuju negara-negara tujuan seraya menyiapkan utusan yang akan dikirim mencari dukungan. Sogavare berharap para utusan dari ketiga pihak ini nantinya dapat menjelaskan situasi dan kondisi terkini di Papua agar dukungan kepada ULMWP bertambah.
Saat ini ULMWP hanya berstatus pengamat di forum MSG, sedangkan Indonesia memiliki status sebagai anggota asosiasi. Indonesia sendiri mendapatkan status asosiasi karena mewakili 11 juta penduduk Indonesia berlatar belakang ras melanesia di lima provinsi yakni Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Maluku Utara.
PNG-Fiji Tak Dukung Papua Merdeka, Solomon Cari Dukungan Lain
0 Response to "PNG-Fiji Tak Dukung Papua Merdeka, Solomon Cari Dukungan Lain"
Post a Comment