Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Cegah Gangguan Jaringan, Telkom Bangun Sistem "Kabel Laut" Jayapura-Manokwari, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Cegah Gangguan Jaringan, Telkom Bangun Sistem "Kabel Laut" Jayapura-Manokwari kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Cegah Gangguan Jaringan, Telkom Bangun Sistem "Kabel Laut" Jayapura-Manokwari mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut atau SKKL sepanjang 1.000 Km antara Jayapura-Manokwari segera direalisasikan PT Telkom Indonesia Tbk untuk mengantisipasi gangguan berulang kali terhadap trafik komunikasi antara Jayapura dan Kabupaten Sarmi.
“Saat ini kondisi jalur laut di utara Papua sangat rawan gangguan seperti gempa, gunung api bawah laut, dan palung laut yang dalam. Sehingga kebutuhan link diversity ini dirasa mendesak untuk direalisasikan,” kata VP Corpotate Communication Telkom, Arif Prabowo, dalam siaran pers yang diterima media ini, Senin (2/1) kemarin.
Pembangunan SKKL sepanjang 1.000 Km antara Jayapura-Manokwari tersebut sebagai dampak putusnya Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) antara STO Jayapura ke Sarmi terputus akibat adanya gempa.
Terhitung dalam kurun waktu lima bulan masyarakat di wilayah Jayapura dan sekitarnya mengeluhkan adanya gangguan yang terjadi selama tiga kali tersebut.
Gangguan yang terjadi akibat putusnya Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) menimpa layanan operator seluler Telkomsel dan Telkom untuk layanan 2G/3G/4G Telkomsel, layanan indihome dan corporate customers and government.
Cegah Gangguan Jaringan, Telkom Bangun Sistem "Kabel Laut" Jayapura-Manokwari
0 Response to "Cegah Gangguan Jaringan, Telkom Bangun Sistem "Kabel Laut" Jayapura-Manokwari"
Post a Comment