Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Cerita Dari Demta, Manfaatkan Hasil Alam untuk Tingkatkan Perekonomian, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Cerita Dari Demta, Manfaatkan Hasil Alam untuk Tingkatkan Perekonomian kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Cerita Dari Demta, Manfaatkan Hasil Alam untuk Tingkatkan Perekonomian mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Pagi itu, ketika pagi baru mulai merekah, dengan perlahan, seorang pria sedang mendayungkan perahunya ke bibir Pantai di sebuah kampung di Distrik Demta, Kabupaten Jayapura.
Riki namanya, pria berusia 32 tahun ini nampak baru saja kembali dari berburu ikan di malam harinya. Tak banyak yang dibawa, namun tidak bisa dibilang sedikit juga karena kedua tangannya membawa sejumlah ikan yang diikatkan di dua utas tali.
Kebiasaan ini sudah dijalani Riki lebih dari 15 tahun terakhir. Mencari ikan (nelayan) merupakan salah satu pekerjaan utama masyarakat di Demta.
Dari posisi geogragis, Demta terletak di sisi barat laut Kabupaten Jayapura sekaligus berhadapan langsung dengan samudera pasifik di bagian utara. Perekonomian masyarakat di Demta hampir 75 persen digerakan oleh hasil tangkapan laut warga yang hidup di wilayah pesisir itu.
“Kerjanya yang seperti ini, cari ikan dan dijual ke pasar. Kalau cuaca lagi bagus ikan bisa banyak. Kalau tidak ya cuma sedikit,” ungkap Riki membuka obrolan singkat pagi itu kepada HarianPapua.com.
Masyarakat di Demta, sebut Riki, tidak semua merupakan nelayan meski rata-rata tinggal berdekatan dengan laut. Ada di antara warga yang memanfaatkan hasil perkebunan walau jumlahnya tidak sebanyak nelayan.
Dengan tinggal di wilayah yang harus ditempuh 3 jam dari Sentani (ibukota Kabupaten Jayapura), Riki mengatakan menjadi seorang nelayan adalah salah satu pilihan terbaik masyarakat di Demta.
“Kalau tidak tangkap ikan terus mau kerja apa? Begini sudah. Dulu ada keinginan untuk kerja di kantor tapi tidak ada kesempatan. Tapi begini juga (menjadi nelayan) sudah cukup,” katanya.
Meski hanya sebagai pemburu ikan di malam hari, dengan cuaca yang kadang tak pasti, Riki mampu menyekolahkan anaknya yang kini berada di bangku kelas empat Sekolah Dasar. Kebutuhan sehari-hari seperti membeli beras juga dapat terpenuhi dari hasil menjual ikan ke pasar.
Kendati begitu, Riki masih memiliki satu harapan yang ingin segera didapatkan dalam waktu dekat yaitu memiliki perahu mesin karena selama ini dirinya masih menggunakan perahu tradisional biasa tanpa mesin.
“Itu keinginan saat ini. Masih menabung dulu. Kalau sudah cukup nanti mau dibeli mesinnya,” harap Riki.
Riki merupakan satu dari ratusan warga di Distrik Demta yang terus meningkatkan perekonomian dari hasil alam seperti melaut dan berkebun. Meski jauh dari hingar-bingar perkotaan di Jayapura, keuletan dan kegigihan masyarakat Demta patut diacungi jempol.
Lewat kegigihan itu pula, Demta menjadi terkenal dengan ikannya. Banyak masyarakat dari Kota Jayapura yang berkunjung ke Demta hanya untuk mencari ikan-ikan tangkapan nelayan disana, yang sekaligus memberikan sumbangsih terhadap kemajuan di Kabupaten Jayapura.
Cerita Dari Demta, Manfaatkan Hasil Alam untuk Tingkatkan Perekonomian
0 Response to "Cerita Dari Demta, Manfaatkan Hasil Alam untuk Tingkatkan Perekonomian"
Post a Comment