Diajak Sandi Keroyok Ahok, Sylvi Tak Paham

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Diajak Sandi Keroyok Ahok, Sylvi Tak Paham, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Diajak Sandi Keroyok Ahok, Sylvi Tak Paham kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Diajak Sandi Keroyok Ahok, Sylvi Tak Paham mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Cawagub DKI Jakarta nomor urut 3, Sandiaga Uno (BeritaSatu TV)

BeritaSimalungun.com, Jakarta - Ada kejadian unik dalam debat calon gubenur/wakil gubernur DKI Jakarta Jumat (27/1) malam, ketika pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno memancing mantan walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni untuk mengungkit kinerja Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Sandiaga memulai pertanyaan dengan menyebut kiprah Sylviana selama 38 tahun di birokrasi pemerintah provinsi DKI, dan kemudian bertanya: "Bagaimana birokrasi Pak Basuki dibandingkan dengan gubernur-gubernur yang lain?"

Entah enggan meladeni atau tak paham isyarat itu, Sylviana tidak bicara tentang perbandingan Basuki dengan gubernur-gubernur sebelumnya.

Calon wagub nomor urut 1 itu lebih banyak bicara tentang undang-undang aparatur sipil negara (ASN) yang berprinsip "ramping struktur kaya fungsi", dan bahwa ASN harus ditempatkan sesuai dengan kompetensi dan latar belakang pendidikan mereka.

Usai Sylviana menjawab, Anies jelas terlihat tak puas ketika menanggapi: "seharusnya bisa lebih tajam lagi, mana gubernur yang bagus mana yang tidak".

Dan justru Agus Harimurti Yudhoyono yang tampaknya paham arah pertanyaan Anies-Sandi.

"Taktiknya baik sekali, bertanya ke kami untuk menyerang nomor dua," kata Agus.

Basuki dan pasangannya Djarot Saiful Hidayat hanya tertawa di meja tengah. (BS)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Diajak Sandi Keroyok Ahok, Sylvi Tak Paham"

Post a Comment