Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang KARENA BANJIR PETANI GROBOGAN HARUS MENYIANG PADI DUA KALI PADA MT 1(MASA TANAM PERTAMA), yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai KARENA BANJIR PETANI GROBOGAN HARUS MENYIANG PADI DUA KALI PADA MT 1(MASA TANAM PERTAMA) kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan KARENA BANJIR PETANI GROBOGAN HARUS MENYIANG PADI DUA KALI PADA MT 1(MASA TANAM PERTAMA) mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Baca juga:
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
 |
Liburan sekolah anak anak juga membatu ke sawah
Akibat padinya kebanjiran |
Grobogan Metro Realita Cyberthug
Usai perayaan Natal dan Tahun Baru,biasanya digunakan masyarakat Kabupaten Grobogan untuk
berlibur kelokasi wisata,namun kali ini para petani di Kecamatan Brati dan Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan Jawa Tengah mulai kembali beraktivitas disawah.
Hal ini disebabkan saat H~3 sebelum tahun baru padi yang baru ditanam teekena banjir.
Suasana di dua Kecamatan pun mulai ramai, karena masyarakat sibuk menyiangi sawahnya masing-masing.
Pesta Natal dan Tahun Baru sudah selesai, sekarang kami harus ke kebun untuk menyiangi tanaman padi yang berumur 1 bulan terendam banjir.kalau tak segera di tata dan dibersihkan kembali maka lumpur akibat rendaman kemarin akan merobohkan tanaman padi, jadi kami harus ke sawah.Sebelum tahun baru dua hari hujan terus menerus sehingga bibit tanaman padi sebagian hanyut terbawa arus banjir,saat ini musim hujan jadi kami harus mengurus sawah lebih dulu,padahal pada tahun baru kemarin kami sekeluarga wisata ke Yogyakarta,dan berkunjung kerumah saudara.Sebenarnya aktivitas tahun baru tersebut bisa digunakan untuk bersenang senang ,namun kali ini karena musibah banjir ya apa boleh buat sudah nasib warga yang kebanjiran."ungkap Parmin warga Desa Ngabenrejo.
Luapan anak sungai kecil diwilayah Getasrejo menyumbat lajunya air menuju sungai besar Lusi sehingga menyebabkan banjir,sehingga hingga saat ini (2/1) tahun 2017 sebagian masyarakat mengurungkan niatnya berpergian wisata,bahkan masyarakat Kecamatan Brati dan Kecamatan Grobogan lebih memilih mengurus sawahnya meskipun sudah porak poranda,Hingga kini masyarakat tetap menjalankan kesibukanya sebagai petani karena untuk kebutuhan hidup keluarga.
Pada MT 1 Masa Tanam Pertama Bulan januari pada musim hujan warga biasanya menanam padi namun karena banjir akhirnya digunakan untuk menyiang padi bahkan dilakukan dua tahap.Tahap pertama pada usia dua sampai tiga minggu dan tahap kedua pada usia satu setengah sampai dua bulan.Menyiang tahap pertama bertujuan untuk mengembangbiakan anak-anak padi pada satu rumpun.Sementara tahap kedua untuk mempersiapkan batang padi agar dapat mengeluarkan rantai padi.Setelah tahap pertama diberikan pupuk urea untuk menyuburkan tanaman padi.Tahap kedua dilanjutkan setelah melihat perkembangan padi. Jika pertumbuhan padi lamban, maka diberi tambah pupuk jenis lain untuk menyuburkan padi. Jika pertumbuhan baik, maka dilanjutkan proses kedua yakni menyiang padi dengan cara menumpukan tanah pada tanaman padi untuk menguatkan batang padi sehingga tidak mudah patah.(Bagus Murgan)
0 Response to "KARENA BANJIR PETANI GROBOGAN HARUS MENYIANG PADI DUA KALI PADA MT 1(MASA TANAM PERTAMA)"
Post a Comment