Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Perbaikan Kabel Telkom yang Putus Memasuki Tahap Akhir, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Perbaikan Kabel Telkom yang Putus Memasuki Tahap Akhir kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Perbaikan Kabel Telkom yang Putus Memasuki Tahap Akhir mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Perbaikan kabel optik sistem Sulawesi Maluku Papua (SMPCS) milik PT Telkom Papua yang putus sejak tanggal 29 Desember 2016 lalu dipastikan telah memasuki tahap akhir.
“Saat ini perbaikan kabel laut SMPCS sudah memasuki tahap akhir. Pagi tadi (27/1) proses penyambungan kabel telah selesai dan ditandai dengan proses pemadatan plastik cair selama 6 jam,” ujar Humas Telkom Witel Papua Wibowo Raharjo dilansir Antara, Jumat (27/1).
Wibowo mengatakan bahwa jika tahap akhir perbaikan telah selesai maka dari Kapal (Cableship Nusantara Explorer) telah mengirim Power Supply Message (PSM) sebagai tanda bahwa kabel sudah siap untuk di aliri beban dan telah dilakukan uji coba sebanyak dua kali.
“Setelah uji coba tadi dapat berjalan dengan lancar maka dari darat pada pukul 12.30 WIT telah mengirim PSM ke Kapal sebagai tanda bahwa uji coba berjalan dengan normal,” kata dia.
Lebih lanjut diterangkan Wibowo bahwa kapal tersebut akan mulai melakukan pelepasan akhir yaitu penurunan kabel dari kapal ke laut serta pemasangan tali dan alat untuk memastikan posisi kabel telah berada pada posisi yang sebenarnya.
Proses selanjutnya kapal akan mengirim PSM ke darat sebagai tanda bahwa darat sudah bisa menghidupkan sistem. Pada saat inilah maka sistem Kabel Laut SMPCS sudah bisa beroperasi.
“Sambil menunggu proses ini kapal akan berada di laut selama 6 jam untuk memastikan bahwa segala sesuatunya berjalan dengan baik dan normal,” ujar Wibowo.
SMPCS PT Telkom Papua diberitakan sebelumnya kembali putus pada tanggal 29 Desember 2017 di Kilometer 9,7 dari terminal landing station Base-G yang diketahui pada kedalaman 1.100 meter.
Pihak Telkom dalam hal ini menduga bahwa putusnya SMPCS untuk ketiga kalinya dalam satu tahun terakhir itu merupakan dampak dari gempa bumi di perairan Papua New Guinea.
Perbaikan Kabel Telkom yang Putus Memasuki Tahap Akhir
0 Response to "Perbaikan Kabel Telkom yang Putus Memasuki Tahap Akhir"
Post a Comment