Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Peredaran Narkoba di Timika Kian Meresahkan Warga, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Peredaran Narkoba di Timika Kian Meresahkan Warga kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Peredaran Narkoba di Timika Kian Meresahkan Warga mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Jumlah kasus peredaran narkoba di wilayah Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua kini mulai meresahkan warga.
Betapa tidak, peredaran narkoba di wilayah tersebut naik drastis hingga menyentuh angka 19 kasus pada tahun 2016 berbeda jauh dengan tahun 2015 yang hanya tercatat memiliki satu kasus yang ditangani Kepolisian Resor Mimika.
“Tentu ini sangat mengkhawatirkan karena peningkatan kasusnya sangat besar. Polisi tidak bisa bekerja sendiri untuk memberantas narkoba di Timika, tapi membutuhkan dukungan dan peran serta semua pihak,” terang Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon kepada wartawan, Rabu (4/1).
Dari total 19 kasus yang telah diungkap oleh pihaknya, Kapolres Victor Mackbon mengatakan peredaran narkoba yang selama ini mulai marak di wilayah kekuasaannya tersebut adalah peredaran sabu-sabu, ganja kering dan obat somadril yang termasuk dalam daftar G.
Para pengguna barang haram tersebut menurutnya merupakan kalangan anak-anak di abwah umur dan para pemuda yang putus sekolah. Hal tersebut terlihat jelas ketika pihak kepolisian mengamankan sejumlah bandar narkoba di wilayah Timika yang mana masih berusia muda.
“Kami juga sudah bisa memetakan bandar atau pengedar narkoba di wilayah Timika. Sejauh ini ada dua kelompok yang bermain,” katanya.
Adapun penyuplai terbesar barang-barang haram tersebut biasanya datang dari Pulau Jawa dan Sulawesi yang dikirim via pesawat terbang melalui jasa pengiriman.
Peredaran Narkoba di Timika Kian Meresahkan Warga
0 Response to "Peredaran Narkoba di Timika Kian Meresahkan Warga"
Post a Comment