Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Presiden Barack Obama Usir Puluhan Diplomat Rusia, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Presiden Barack Obama Usir Puluhan Diplomat Rusia kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Presiden Barack Obama Usir Puluhan Diplomat Rusia mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Sebanyak 35 diplomat asal Rusia diusir dari Amerika Serikat oleh Presiden Barack Obama yang hanya memberikan batas waktu 72 jam untuk meninggalkan negeri Paman Sam tersebut.
Dilansir AFP, Senin (1/1/2017), 35 diplomat Rusia tersebut diberi waktu 72 jam untuk meninggalkan AS. Sementara, akses terhadap dua kompleks Rusia di New York dan Maryland tidak boleh dimasuki oleh pejabat Rusia mulai Jumat 30 Desember 2016 siang lalu.
Selain mengusir puluhan diplomat Rusia tersebut, Obama juga memberikan sanksi ekonomi dengan cara membekukan aset dan menghentikan sistem finansial dua agen intelijen Main Intelligence Directorate (GRU) dan Federal Security Service (FSB).
Sanksi yang diberikan presiden Barack Obama tersebut merupakan buah dari hasil kejahatan cyber pihak Rusia yang turut ikut campur dalam pemilu Amerika Serikat dan membantu Donald Trump mengalahkan saingannya Hillary Clinton.
Hal tersebut didukung dokumen FBI yang memperlihatkan campur tangan Rusia dalam membocorkan sejumlah dokumen-dokumen penting untuk membantu Donald Trump mengalahkan Hillary Clinton pada reli pemilu AS beberapa waktu lalu.
“Tindakan ini diambil untuk merespons apa yang dilakukan Rusia terhadap diplomat Amerika dan aksi diplomat yang tidak konsisten dengan praktek diplomatik,” tegas Obama.
Hingga berita ini diturunkan Presiden Rusia Vladimir Putin memilih untuk diam tak mengambil tindakan apa-apa.
Sekedar informasi tambahan, Donald Trump yang merupakan presiden terpilih Amerika Serikat untuk menggantikan Barack Obama terkenal sangat dekat dengan Putin.
Presiden Barack Obama Usir Puluhan Diplomat Rusia
0 Response to "Presiden Barack Obama Usir Puluhan Diplomat Rusia"
Post a Comment