SETELAH DAPAT Rp.500.000,~PULUHAN BANGUNAN PERMANEN DIROBOHKAN PEMILIKNYA KARENA MENUTUPI GEDUNG PU.BINAMARGA DEPAN TERMINAL INDUK

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang SETELAH DAPAT Rp.500.000,~PULUHAN BANGUNAN PERMANEN DIROBOHKAN PEMILIKNYA KARENA MENUTUPI GEDUNG PU.BINAMARGA DEPAN TERMINAL INDUK, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai SETELAH DAPAT Rp.500.000,~PULUHAN BANGUNAN PERMANEN DIROBOHKAN PEMILIKNYA KARENA MENUTUPI GEDUNG PU.BINAMARGA DEPAN TERMINAL INDUK kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan SETELAH DAPAT Rp.500.000,~PULUHAN BANGUNAN PERMANEN DIROBOHKAN PEMILIKNYA KARENA MENUTUPI GEDUNG PU.BINAMARGA DEPAN TERMINAL INDUK mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Bangunan Liar Depan PU.Binamarga sudah roboh
Puluhan pedagang dapat ongkos bongkar Rp.500.000
Grobogan Metro Realita Cyber
Puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang memanfaatkan tanah diatas saluran dan mendirikan bangunan permanen dari kayu maupun tembok hari ini kamis(5/1) pukul 08.000 WIB dibongkar pemiliknya.
Kesadaran membongkar bangunan tersebut setelah sekitar 24 pedagang yang membangun lapak depan Terminal Induk Purwodadi menutupi bangunan megah milik PU.Bina Marga Kabupaten Grobogan dipanggil di ruang Bina Marga
Letak bangunan liar yang berada di Jalan Gajahmada Purwodadi pada ruas sisi kiri jalan,pedagang mendirikan bangunan berada diatas saluran air/talut.

Setelah mendapat pembinaan diruang PU Binamarga Kabupaten Grobogan ,pedagang yang memeiliki bangunan diatas saluran air kemudian diberi ongkos bongkar Rp.500.000,~

Pembongkaran bangunan dilakukan karena warung yang dibuat dengan kayu seadanya ini,selain mengganggu keindahan dan  menghambat pandangan juga menutupi Gedung PU.Binamarga.

Kukuh (45) pedagang kopi jahe yang berjualan disebelah timur kantor PU.Binamarga mengatakan."tiap hari saya jualan disini dan hampir 6 tahun saya buka lapak berjualan jahe madu dan susu,saat itu petugas dari PU Binamarga pukul 09.00 WIB datang kerumah saya dan ditunjukkan surat agar tidak berdagang diatas saluran yang menutupi kantor,setelah itu saya diberi ongkos bongkar Rp.500.000,~saya sangat berterima kasih pada PU.Binamarga Kabupaten Grobogan dan sekarang paguyupan pedagang depan terminal induk sudah sadar dan membongkar bangunanya.

Ir.Nurwanto Kadinas PU Binamarga saat ditemui membenarkan." dibongkarnya warung yang menutupi kantor PU Binamarga sudah melalui pemanggilan para pedagang sejak bulan Desember lalu dan hingga saat ini sudah bersih dari bangunan, tepatnya bekas warung tersebut sebagian besar juga ditinggal pemiliknya, Hal ini dilakukan mengingat tempat ini sudah tidak berfungsi danbanyak yang sudah rapuh rusak.Karena dianggap telah mengganggu pemandangan, serta juga keberadaannya juga tidak tepat, didepan kantor dan diatas trotoar untuk itu disini kita lakukan pembongkaran. Apalagi bekas warung ini juga telah lama tidak difungsikan lagi, jelas ini sangat mengganggu,"Ungkap Nurwanto

Pembongkaran bangunan hingga saat ini sebagian sudah bersih,namun masih ada dua bangunan yang masih berdiri seperti tempat penjualan loket dan poskamling milik warga.
Bangunan permanen dari tembok bekas penjualan tiket berada disebelah kiri dan masih berada didepan gedung PU Binamarga sedangkan untuk Poskamling tidak menutupi pagar gedung,dalam waktu dekat bila bangunan tersebut bila tidak segera dibongkar dan masih berdiri,maka pihak PU akan menyerahkan kewenangan kepada petugas satpol PP untuk dibongkar paksa."(bagus Murgan)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SETELAH DAPAT Rp.500.000,~PULUHAN BANGUNAN PERMANEN DIROBOHKAN PEMILIKNYA KARENA MENUTUPI GEDUNG PU.BINAMARGA DEPAN TERMINAL INDUK"

Post a Comment